Kagetkan Siswa Saat KBM, Ular Piton di Atap SMPN 4 Gresik Dievakuasi Damkarla

Yudhi Dwi Anggoro • Dipublikasikan Senin, 28 September 2026 | 22:16 WIB
DIEVAKUASI : Petugas Damkarla Gresik saat mengevakuasi ular piton di atas rangka atap genting Sekolah SMPN 4 Gresik di Jalan Proklamasi Nomor 17, Kecamatan Gresik, Gresik. (Foto : Ist/Radar Gresik)
DIEVAKUASI : Petugas Damkarla Gresik saat mengevakuasi ular piton di atas rangka atap genting Sekolah SMPN 4 Gresik di Jalan Proklamasi Nomor 17, Kecamatan Gresik, Gresik. (Foto : Ist/Radar Gresik)

RADAR GRESIK – Para siswa dan tenaga pengajar di SMPN 4 Gresik mendadak gempar pada Senin (28/9/2026) pagi. Sesi Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) yang tengah berlangsung di sekolah yang berlokasi di Jalan Proklamasi Nomor 17, Kecamatan Gresik, Kabupaten Gresik tersebut sempat terganggu akibat ditemukannya seekor ular piton di atas rangka atap genting ruang kelas.

Reptil sepanjang beberapa meter tersebut berhasil dievakuasi secara sigap oleh personel Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarla) Kabupaten Gresik sebelum menimbulkan kepanikan lebih jauh.

Baca Juga: Bongkar Jendela Warung Saat Pemilik Tertidur, Pelaku Pencurian Diringkus Tim Resmob Polres Gresik

Perwira Piket Damkarla Gresik, Rizal Sulistyo Nugroho, mengungkapkan bahwa keberadaan ular piton tersebut pertama kali diendus oleh salah seorang siswa saat berada di dalam ruang kelas.

"Menurut informasi dari pelapor, saat proses belajar mengajar tengah berlangsung, salah satu murid melihat adanya gerakan ular piton yang bergelayut di atas rangka atap genting," terang Rizal dalam keterangannya, Senin (28/9/2026).

Melihat keberadaan ular tersebut, siswa yang kaget langsung bergegas mengabarkan temuan tersebut kepada guru pengajar.

Baca Juga: Lahan Kebun Jati di Panceng Gresik Terbakar Malam Hari, Damkar Pos Dukun Bergerak Cepat Padamkan Api

Pihak sekolah yang diwakili seorang guru bernama Utomo lantas mengontak layanan darurat Pos Kota Damkarla Gresik untuk meminta bantuan evakuasi teknis.

Laporan darurat diterima oleh petugas Pos Kota sekitar pukul 07.15 WIB. Menindaklanjuti aduan tersebut, sebanyak tujuh personel bergerak pada pukul 07.20 WIB dan tiba di lokasi sekolah pada pukul 07.43 WIB.

Menggunakan peralatan jepit khusus ular (snake tong), petugas memanjat ke area rangka atap untuk mengisolasi dan menangkap piton yang bersembunyi di sela-sela kayu dan genting..

Baca Juga: Dorong Produk Lokal Tembus Pasar Arab, Kemenhaj Gresik Pacu UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah

"Proses evakuasi berlangsung lancar dan berhasil dituntaskan sekitar pukul 07.55 WIB. Setelah memastikan seluruh area kelas steril dan aman, personel beserta peralatan kembali menuju Pos Kota," jelas Rizal.

Rizal memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden ini. Kerugian materiil juga dinyatakan nihil lantaran penanganan dilakukan tanpa merusak struktur atap kelas.

"Tujuh personel diterjunkan dengan mengendarai satu unit mobil operasional Panther dalam operasi penyelamatan tersebut," pungkasnya.

Baca Juga: Diduga Mengemudi dalam Pengaruh Alkohol, Mobil Terbalik di Jalan Poros Randu Padangan Menganti

Penanganan ular di lingkungan sekolah ini makin memperpanjang rekam jejak aksi penyelematan yang dilakukan oleh otoritas pemadam kebakaran setempat.

Berdasarkan data rekapitulasi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Gresik, terhitung sejak awal September hingga Senin (28/9/2026), Damkarla Gresik telah mencatatkan penanganan sebanyak 151 kejadian kebakaran dan 57 operasi penyelamatan (rescue). (yud/han) 

Editor : Hany Akasah
Sumber : Radar Gresik
Ular Siswa gresik Damkar smpn 4