RADAR GRESIK – Sebuah gudang penyimpanan valet yang berlokasi di Jalan RA Kartini Gang 14, RT 5/RW 6, Kelurahan Sidomoro, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, melahap material di dalamnya akibat musibah kebakaran yang terjadi pada Kamis (24/9/2026) sore.
Perwira Piket Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Gresik, Mangara C. A. Pakpahan, mengonfirmasi bahwa laporan kebakaran pertama kali diterima oleh pos komando pemadam sekitar pukul 17.30 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, personel bergerak lima menit berselang dan tiba di titik lokasi kejadian pada pukul 17.45 WIB.
Baca Juga: Kepergok Masuk Gudang Terbuka saat Dini Hari, Pemuda Asal Bangkalan Diamankan Warga Sidayu
"Objek yang terbakar adalah gudang valet. Laporan kami terima sekitar pukul 17.30 WIB dan petugas tiba di lokasi sekitar pukul 17.45 WIB," ujar Mangara dalam keterangannya.
Berdasarkan kronologi yang dihimpun Damkar, kobaran api pertama kali diendus oleh warga yang tengah melintas di seputar kawasan tersebut.
Warga dikejutkan dengan kepulan asap tebal dan kobaran api besar yang membumbung tinggi dari dalam area gudang yang dipenuhi tumpukan material valet kayu/plastik yang mudah terbakar.
Baca Juga: Perluas Akses Pendidikan Gresik Selatan, Pemkab Siapkan Pembangunan SMPN Unggulan di Kedamean
Perambatan api yang berlangsung cepat sempat memicu kepanikan warga permukiman sekitar. Warga lantas bergotong-royong meminta pertolongan sembari menghubungi layanan darurat Damkar Gresik.
Mencapai lokasi kejadian, jajaran armada Damkar Gresik langsung mengisolasi pergerakan si jago merah. Petugas bergerak cepat berkoordinasi dengan pihak PLN Gresik untuk melakukan pemutusan aliran listrik guna menjamin keamanan proses penjinakan api di lapangan.
Seusai kobaran api utama berhasil dikuasai, petugas melanjutkan tahap pembasahan menyeluruh (overhaul) untuk memadamkan bara tersisa dan meminimalkan potensi timbulnya titik api susulan.
Baca Juga: Perluas Akses Pendidikan Gresik Selatan, Pemkab Siapkan Pembangunan SMPN Unggulan di Kedamean
"Setelah proses pemadaman dan pembasahan selesai, lokasi dinyatakan aman dan tidak ada lagi titik api yang menyala," terang Mangara.
Rangkaian pemadaman hingga pembasahan lokasi membutuhkan waktu intensif dan baru dinyatakan tuntas sepenuhnya pada pukul 20.03 WIB. Untuk menjinakkan si jago merah, Damkar Gresik mengerahkan satu unit mobil pemadam utama, satu unit kendaraan suplai air, serta satu unit armada mobil tangki.
Penanganan darurat ini turut melibatkan dukungan gabungan dari pelbagai unsur kewilayahan, antara lain Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Babinsa Sidomoro, Polsek Kebomas, PLN Gresik, hingga jajaran Linmas Kelurahan Sidomoro.
Baca Juga: Dimeriahkan Ratusan Siswa TK, SD YIMI Gelar YIMI Got Talent Perebutkan Piala Wakil Bupati Gresik
Pihak pemadam memastikannya tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden ini. Sementara itu, total kerugian materiil serta penyebab pasti munculnya percikan api masih dalam tahap penyidikan kepolisian setempat.
"Tidak ada korban jiwa maupun luka. Untuk penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penanganan dan penyelidikan pihak berwenang," pungkasnya. (yud/han)
Editor : Hany AkasahSumber : Radar Gresik