RADAR GRESIK – Peristiwa kebakaran melanda sebuah kandang hewan ternak di RT 01/RW 03 Desa Gedangan, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik, Senin (10/8) malam.
Kebakaran dahsyat yang diduga terpicu dari pembakaran sampah sisa rumput pakan ternak tersebut menewaskan satu ekor sapi dan enam ekor kambing milik warga.
Perwira Piket Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarla) Kabupaten Gresik, Mangara C. A. Pakpahan, memaparkan bahwa insiden kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 21.55 WIB. Saat kejadian, pemilik kandang, Umiyah, sudah dalam kondisi tertidur.
Kobaran api pertama kali dilihat oleh tetangga korban, Rosyid, yang mendapati api telah membesar dari area kandang. Panik melihat kepulan asap dan api, Rosyid langsung menghubungi layanan darurat Call Center 112, yang kemudian diteruskan ke Pos Damkarla Dukun.
"Personel Pos Dukun bergerak cepat dan tiba di lokasi kejadian sekitar pukul 22.14 WIB dengan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap untuk langsung melakukan size up atau pemetaan titik api," ujar Mangara, Selasa (11/8).
Proses pemadaman hingga pembasahan berlangsung intensif selama kurang lebih 45 menit hingga api benar-benar padam total sekitar pukul 23.00 WIB. Sebanyak delapan personel dikerahkan dengan dukungan tiga unit armada, yakni satu unit mobil rescue Panther, satu unit mobil tembak/semprot, dan satu unit mobil suplai air.
Baca Juga: PAD Pemkab Gresik Turun Rp 183 Miliar, Wabup Alif Tegaskan Belanja Prioritas Tetap Berjalan
Meskipun tidak ada korban jiwa maupun luka dari pihak warga, pemilik kandang mengalami kerugian materiil akibat ludesnya bangunan kandang beserta ternak peliharaannya yang tak sempat diselamatkan.
"Dalam kejadian ini, satu ekor sapi dan enam ekor kambing tewas terpanggang. Penanganan berjalan lancar tanpa kendala berarti berkat kolaborasi petugas di lapangan bersama pihak PLN," terangnya.
Mangara mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan menghindari aktivitas pembakaran sampah di dekat bangunan rawan terbakar.
Berdasarkan catatan Damkarla Gresik, terhitung sejak awal hingga 10 Agustus 2026, telah terjadi 29 insiden kebakaran dan 47 aksi penyelamatan (rescue) di wilayah Kabupaten Gresik. (yud/han)
Editor : Hany AkasahSumber : Radar Gresik