RADAR GRESIK – Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarla) Kabupaten Gresik mengevakuasi seekor burung hantu yang terbang dan masuk ke dalam pemukiman warga di Desa Lasem RT 001 RW 001, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik, pada Rabu (5/8/2026) petang.
Perwira Piket Dinas Damkarla Kabupaten Gresik, Rizal Sulistyo Nugroho, menjelaskan bahwa insiden tersebut dilaporkan langsung oleh pemilik rumah, Mualifah, sekitar pukul 18.05 WIB.
Menerima laporan warga, tim penyelamat dari Pos Dukun langsung bergerak menuju lokasi pada pukul 18.07 WIB dan tiba di tempat kejadian hanya dalam rentang waktu tiga menit.
Baca Juga: Keluyuran Saat Jam Kerja dan Sekolah, Satpol PP Gresik Jarring 11 Pegawai OPD dan Dua Pelajar
Menurut penuturan Mualifah, satwa liar tersebut mendadak terbang masuk ke dalam area dalam rumah sehingga memicu kepanikan dan mengganggu kenyamanan penghuni. Khawatir akan potensi bahaya atau cakaran burung hantu tersebut, ia lantas menghubungi personel Damkarla Pos Dukun untuk meminta bantuan evakuasi medis hewan (animal rescue).
Setibanya di lokasi, petugas bergerak cepat memetakan posisi keberadaan satwa di dalam ruangan. Proses penanganan berlangsung singkat dan terukur hingga satwa berhasil diamankan secara kondusif pada pukul 18.20 WIB.
"Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan tindakan penyelamatan terhadap burung hantu tersebut. Setelah memastikan kondisi di sekitar lokasi aman dan tidak ada potensi gangguan lainnya, petugas kembali ke Pos Damkar Dukun," ujar Rizal, Rabu (5/8/2026).
Baca Juga: Apresiasi Para Pelopor Pembangunan, PWI dan DPRD Gresik Gelar Giri Pancasuar Awards 2026
Rizal menambahkan bahwa tim penanganan di lapangan sigap merespons aduan masyarakat demi menjaga keamanan warga maupun keselamatan satwa itu sendiri. Selama proses evakuasi, sebanyak empat personel diterjunkan dengan dukungan satu unit mobil operasional Panther dari Pos Damkarla Dukun.
"Proses penyelamatan berjalan lancar tanpa kendala. Setelah dipastikan situasi kembali kondusif dan aman, petugas langsung kembali ke markas," pungkasnya. (yud/han)
Editor : Hany AkasahSumber : Radar Gresik