RADAR GRESIK – Kebakaran lahan kosong yang ditumbuhi rumput ilalang melanda kawasan Perumahan PPS II, Jalan Permata Boulevard, Desa Banjarsari, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Sabtu (1/8/2026) petang. Insiden tersebut sempat memicu kepanikan lantaran lokasi kebakaran berada dekat dengan area permukiman warga.
Peristiwa yang terjadi saat hari mulai gelap itu menyedot perhatian puluhan warga setempat. Sebagian warga tampak memadati sekitar lokasi untuk melihat proses pemadaman, sementara beberapa di antaranya turun tangan membantu petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarla) Kabupaten Gresik menjinakkan si jago merah.
Perwira piket Damkarla Gresik, Mangara Pakpahan, menjelaskan bahwa laporan kebakaran diterima pihak petugas pada pukul 18.49 WIB dari seorang warga bernama Mudjiyanto. Menanggapi laporan tersebut, regu piket Pos Kota langsung diterjunkan ke lokasi kejadian.
"Petugas tiba di lokasi pada pukul 19.10 WIB dan segera melakukan penilaian situasi sebelum melaksanakan pemadaman serta pembasahan di sejumlah titik yang terbakar. Setelah berjibaku selama sekitar satu setengah jam, api berhasil dipadamkan dan kondisi dinyatakan aman pada pukul 20.30 WIB," ujar Mangara Pakpahan, Minggu (2/8/2026).
Berdasarkan pemeriksaan awal di lapangan, kobaran api diduga kuat dipicu oleh aktivitas pembakaran sampah yang ditinggalkan tanpa pengawasan. Kondisi cuaca kering disertai tiupan angin kencang membuat api dengan cepat merambat ke hamparan rumput ilalang kering di area lahan kosong tersebut.
Baca Juga: Diduga Bakar Lahan Sembarangan, Kebun Tebu di Sidayu Gresik Terbakar
"Karena kobaran api semakin membesar dan berada tidak jauh dari kawasan permukiman, warga segera meminta bantuan petugas pemadam kebakaran untuk mencegah api meluas," ungkap Mangara.
Guna menanggulangi kebakaran tersebut, Damkarla Kabupaten Gresik mengerahkan satu unit mobil pemadam Karba P.08 serta satu unit mobil suplai Toyota Dyna P.01 yang didukung oleh tujuh personel berperlengkapan APD lengkap. Usai pemadaman, petugas menyisir seluruh area untuk memastikan tidak ada sisa titik api yang berpotensi menyala kembali.
Meski sempat membuat warga khawatir, insiden ini dipastikan tidak memakan korban jiwa maupun kerugian material. Atas kejadian ini, pihak pemadam kebakaran kembali melayangkan imbauan tegas kepada masyarakat agar tidak membakar sampah secara sembarangan.
Baca Juga: BPN Gresik Percepat Penyelesaian Tanah Pergaraman, Perkuat Kepastian Hukum Aset Industri Garam
"Petugas mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran sampah secara sembarangan, terutama saat cuaca kering dan angin bertiup kencang. Aktivitas tersebut berisiko memicu kebakaran yang dapat mengancam keselamatan warga dan permukiman di sekitarnya," pungkas Mangara. (yud/han)
Editor : Hany AkasahSumber : Radar Gresik