Diduga Bakar Lahan Sembarangan, Kebun Tebu di Sidayu Gresik Terbakar

Yudhi Dwi Anggoro • Dipublikasikan Jumat, 31 Juli 2026 | 19:34 WIB
Petugas Damkar Gresik saat melakukan pemadaman lahan tebu yang terbakar di Jalan Raya Kertosono-Sidayu, Desa Kertosono, Kecamatan Sidayu, Gresik. (Foto : Ist/Radar Gresik)
Petugas Damkar Gresik saat melakukan pemadaman lahan tebu yang terbakar di Jalan Raya Kertosono-Sidayu, Desa Kertosono, Kecamatan Sidayu, Gresik. (Foto : Ist/Radar Gresik)

RADAR GRESIK – Kebakaran melanda area kebun tebu di Jalan Raya Kertosono–Sidayu, Desa Kertosono, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik, pada Kamis (30/7/2026) petang. Kebakaran tersebut diduga dipicu oleh aktivitas pembakaran sampah di lahan kosong yang lokasinya berdekatan dengan perkebunan.

Perwira piket Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Gresik, Fathoni, mengonfirmasi bahwa informasi kebakaran diterima pertama kali oleh petugas di Pos Damkar Dukun pada pukul 18.24 WIB berdasarkan laporan warga bernama Efendi."

"Berdasarkan informasi yang dihimpun petugas di lapangan, api diduga berasal dari aktivitas pembakaran di lahan kosong yang kemudian merembet ke area kebun tebu," kata Fathoni saat dikonfirmasi pada Jumat (31/7/2026).

Baca Juga: Bupati Gresik Resmikan Sekolah Rakyat Terintegrasi 1, Harapan Baru Bagi Anak Mengejar Cita-Cita

Mendapat laporan tersebut, lima personel dari Pos Damkar Dukun dikerahkan ke lokasi kejadian. Petugas tiba pada pukul 18.34 WIB dan langsung melakukan upaya pemadaman serta pembasahan.

Langkah pembasahan dilakukan untuk mengantisipasi potensi munculnya titik api susulan yang dapat tertiup angin ke area pemukiman maupun perkebunan sekitar. Setelah area dinyatakan sepenuhnya kondusif, armada pemadam kembali ke markas pada pukul 19.30 WIB.

Petugas memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa ini. Kerugian materiil juga dilaporkan nihil karena api berhasil dilokalisasi sebelum meluas ke seluruh area perkebunan.

Baca Juga: Komisi III DPRD Gresik Tekankan Pengelolaan Waduk Krusial Hadapi Musim Kemarau

Fathoni menambahkan, penanganan cepat ini merupakan bagian dari kesiapsiagaan personel Damkar Gresik dalam mengantisipasi maraknya potensi kebakaran selama musim kemarau.

Berdasarkan data operasional Damkar Kabupaten Gresik, sepanjang bulan Juli 2026 saja telah tercatat sebanyak 72 kejadian kebakaran dan 107 operasi penyelamatan (rescue) di wilayah Gresik.

Atas maraknya kejadian tersebut, pihak Damkar Gresik mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan tidak membuka lahan atau membersihkan sampah dengan cara dibakar, guna mencegah potensi bahaya kebakaran yang lebih besar. (yud/han) 

Editor : Hany Akasah
Sumber : Radar Gresik
lahan tebu Damkarla gresik SIDAYU kebakaran