RADAR GRESIK – Seekor kuda milik warga yang tercebur ke tambak di kawasan permukiman Dusun Banyutami, Desa Banyuwangi, Kecamatan Manyar, Gresik, berhasil diselamatkan oleh personel Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarla) Kabupaten Gresik, Selasa (28/7).
Perwira piket Damkarla Kabupaten Gresik, Teguh Priyanto, mengatakan peristiwa tersebut terjadi di Jalan Sidorukun, Gang RT 01, Dusun Banyutami.
Laporan darurat diterima Posko Damkarla Gresik sekitar pukul 11.05 WIB. Hanya berselang satu menit, tim rescue langsung diberangkatkan dan tiba di lokasi pada pukul 11.49 WIB hingga akhirnya proses evakuasi tuntas dilakukan pada pukul 13.30 WIB.
Kuda tersebut diketahui merupakan milik Abdul Hadi. Menurut laporan yang diterima petugas, hewan ternak itu tercebur ke tambak saat sang pemilik sedang sibuk mencari rumput untuk pakan. Ketika menoleh ke arah kudanya, Abdul Hadi mendapati hewan tersebut sudah berada di tengah tambak dan tidak dapat menyelamatkan diri.
Dalam kondisi panik, Abdul Hadi meminta bantuan kepada warga sekitar. Informasi kejadian kemudian diteruskan oleh tetangganya, Navis, bersama Achmad Zulkifli Alfarishi—seorang anggota Pos Dukun P2 Kabupaten Gresik yang saat itu sedang lepas tugas—kepada Posko Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Gresik.
Usai menerima laporan, tim rescue Damkarla Gresik segera bergerak ke lokasi membawa satu unit mobil rescue jenis Panther beserta peralatan penunjang, seperti tali tampar dan alat pelindung diri. Setelah melakukan penilaian kondisi di lapangan, petugas bersama warga bergotong royong menembus tambak untuk menyelematkan kuda yang terjebak.
Baca Juga: Dua Pelajar Luka Berat Usai Tabrak Truk Menyeberang di Driyorejo Gresik
Berkat kerja sama dan upaya keras di lokasi, kuda tersebut berhasil ditarik ke daratan dalam kondisi selamat tanpa mengalami cedera serius. Teguh memastikan tidak ada korban jiwa maupun kerugian material akibat insiden ini. Setelah memastikan kondisi aman, personel merapikan peralatan dan kembali ke posko.
Teguh menambahkan bahwa seluruh proses evakuasi penyelamatan berjalan lancar tanpa kendala berarti. Pihaknya juga menyampaikan apresiasi atas peran aktif dan kepedulian warga sekitar yang turut bahu-membahu membantu petugas selama proses evakuasi berlangsung.
Berdasarkan data dari Damkarla Kabupaten Gresik, sepanjang bulan Juli 2026, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Gresik tercatat telah menangani sedikitnya 101 kejadian penyelamatan (rescue) dan 62 kejadian kebakaran yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Gresik. (yud/han)
Editor : Hany AkasahSumber : Radar Gresik