RADAR GRESIK – Kebakaran melanda area produksi PT Panji Mas Textile yang berlokasi di Jalan Raya KM 25, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, Sabtu (25/7). Kobaran api diduga dipicu oleh korsleting listrik pada mesin oven penggulungan benang.
Berkat respons cepat tim pemadam kebakaran bersama bantuan armada sejumlah perusahaan sekitar, api berhasil dipadamkan tanpa menimbulkan korban jiwa.
Perwira Piket Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarla) Kabupaten Gresik, Faical Irhansyah, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut pertama kali dilaporkan oleh petugas keamanan perusahaan, Hadi, pada pukul 15.51 WIB.
Menerima laporan tersebut, personel dari Pos Damkar Driyorejo langsung dikerahkan dua menit berselang dan tiba di lokasi pukul 16.27 WIB untuk melakukan tindakan penanganan.
Berdasarkan kronologi kejadian, insiden bermula saat karyawan melihat kepulan asap membumbung dari mesin oven pengolahan bahan jadi. Temuan tersebut segera dilaporkan kepada petugas keamanan internal perusahaan.
"Setelah menerima informasi dari karyawan, saksi langsung menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Gresik untuk meminta bantuan pemadaman," ujar Faical Irhansyah, Minggu (26/7).
Baca Juga: Jadi Sarana Wisata Edukasi, Pameran Petik Buah dan Sayur di Petro Agrifood Expo 2026 Diserbu Warga
Sesampainya di lokasi, petugas Damkar Pos Driyorejo langsung melakukan penilaian situasi (size up) dan memulai upaya pemadaman. Namun, lantaran kobaran api terus membesar, petugas meminta bantuan tambahan unit dari Pos Damkar Menganti serta bantuan mobil pemadam dari PT Agrindo, PT Dayasa, dan PT Mekabox.
Setelah seluruh armada bantuan tiba, petugas gabungan berhasil mengendalikan perambatan api dan mengisolasi area terbakar. Proses kemudian dilanjutkan dengan pembasahan intensif guna memastikan tidak ada sisa bara api maupun titik panas baru.
Setelah memastikan seluruh area aman dan kondusif, seluruh personel ditarik kembali ke pos masing-masing. Operasi pemadaman dan pembasahan dinyatakan selesai sepenuhnya pada pukul 19.30 WIB.
"Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini. Untuk total nilai kerugian material saat ini masih dalam proses pendataan oleh pihak terkait," terangnya.
Faical menambahkan, dalam operasi pemadaman ini Dinas Damkarla Gresik mengerahkan dua unit mobil pemadam dan dua unit mobil suplai air dari Pos Driyorejo dan Pos Menganti, yang juga disokong oleh masing-masing satu unit armada PMK milik PT Agrindo, PT Dayasa, serta PT Mekabox.
Insiden ini menambah catatan penanganan kebakaran oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Gresik sepanjang bulan Juli 2026 menjadi 58 kejadian, sementara jumlah operasi penyelamatan (rescue) tercatat sebanyak 93 kejadian. (yud/han)
Editor : Hany AkasahSumber : Radar Gresik