RADAR GRESIK – Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarla) Kabupaten Gresik kembali menunjukkan kesiapansiapannya dalam menjaga keselamatan warga.
Kali ini, petugas berhasil mengevakuasi seekor ular kobra yang menyelinap masuk ke area dapur rumah milik seorang warga di Perumahan Menganti Permai, Desa Hulaan, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik.
Perwira Piket Damkar Gresik, Faical Irhansyah, menjelaskan bahwa peristiwa menegangkan tersebut terjadi pada Minggu malam sekitar pukul 18.37 WIB. Kejadian bermula saat istri dari pemilik rumah, Dodik, hendak beraktivitas mencuci piring di dapur.
Baca Juga: Sambangi Pengrajin Sasak Bambu, Babinsa Balongpanggang Pompa Semangat UMKM Desa Kedungpring
Namun, ketika berada di depan area wastafel, sang istri mendapati seekor ular kobra bersembunyi di bawah kabinet dapur. Penemuan satwa berbisa tersebut langsung memicu kepanikan, hingga ia bergegas melaporkannya kepada sang suami.
Sadar akan bahaya besar yang mengancam keluarganya, Dodik tidak tinggal diam. Ia segera mendatangi Pos Damkar Menganti secara langsung untuk meminta bantuan evakuasi.
Petugas merespons laporan tersebut dengan sangat cepat. Setelah menerima laporan resmi pada pukul 18.37 WIB, tim rescue langsung berangkat dua menit kemudian dan tiba di lokasi kejadian tepat pada pukul 18.48 WIB.
"Setibanya di lokasi, petugas menemukan ular kobra masih berada di bawah dapur. Dengan menggunakan alat capit khusus, petugas berhasil menangkap dan mengevakuasi ular tersebut dengan aman. Proses evakuasi selesai pada pukul 19.08 WIB tanpa kendala," ujar Faical Irhansyah.
Faical menambahkan bahwa tindakan cepat ini sangat krusial untuk mencegah potensi bahaya bagi penghuni rumah, mengingat ular kobra merupakan satwa dengan bisa mematikan yang dapat mengancam keselamatan nyawa manusia kapan saja. Beruntung, berkat penanganan yang taktis dan profesional, ancaman tersebut dapat diredam dengan cepat.
"Dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa maupun kerugian material. Kami mengimbau masyarakat agar tidak mencoba menangkap ular sendiri dan segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan satwa liar berbahaya di lingkungan tempat tinggal," jelas Faical mengimbau masyarakat.
Aksi penyelamatan di malam hari tersebut dilakukan secara cekatan oleh empat personel andalan dari Pos Damkar Menganti, yaitu Ilma, Dalil, Iqbal, dan Vian, dengan mengerahkan satu unit mobil rescue khusus ke lokasi.
Penanganan konflik antara manusia dan satwa liar seperti ini rupanya kian marak terjadi di Gresik. Faical mengungkapkan bahwa berdasarkan data resmi dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Gresik hingga akhir Juni 2026, intensitas kerja petugas di lapangan tergolong sangat tinggi.
Pihaknya tercatat telah menangani 108 kejadian penyelamatan atau rescue serta 28 kejadian kebakaran di seluruh wilayah Kabupaten Gresik. (yud/han)
Editor : Hany Akasah