RADAR GRESIK – Kecelakaan lalu lintas menyedihkan yang melibatkan sebuah kendaraan berat jenis truk tronton dan sepeda motor matik terjadi di Jalan Raya Bringkang, Desa Bringkang, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, Rabu (10/6/2026) sekitar pukul 10.30 WIB.
Akibat insiden ini, sepeda motor korban ringsek parah setelah masuk ke kolong truk, sementara dua orang dilaporkan mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke rumah sakit terdekat.
Kapolsek Menganti, AKP Arif Rahman, menjelaskan bahwa peristiwa kecelakaan jalan raya tersebut melibatkan truk Hino Tronton dengan nomor polisi BK 8983 VV yang dikemudikan oleh Jepri Kusandrian (33), warga Kecamatan Kandangan, Kabupaten Kediri.
Baca Juga: Pertamax Tembus Rp 16.250, Warga Gresik Berbondong-bondong Serbu Pertalite hingga Antrean Mengular
Sementara itu, kendaraan roda dua yang terlibat adalah sepeda motor Honda Scoopy bernomor polisi W 6691 CJ yang dikendarai oleh Kasmadi (60) dengan membonceng Suwendah (55), di mana keduanya merupakan warga Desa Tanjung, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik.
Berdasarkan hasil pengumpulan keterangan dari sejumlah saksi mata di lokasi kejadian, kecelakaan bermula ketika truk Hino Tronton melaju dari arah utara menuju ke arah selatan.
Sesampainya di lokasi kejadian perkara, kendaraan berbadan besar tersebut perlahan mengambil haluan berbelok ke arah kiri atau menuju ke arah timur.
Baca Juga: BBM Non Subsidi Resmi Naik Hari Ini! Harga Pertamax Tembus Rp. 16.250 per Liter
Pada saat yang bersamaan, sepeda motor Honda Scoopy yang dikendarai oleh Kasmadi dengan membonceng Suwendah ternyata melaju searah tepat di belakang truk, yakni dari utara ke selatan. Diduga kurang menjaga jarak aman dan terburu-buru, korban nekat berusaha mendahului laju truk tronton tersebut dari sisi sebelah kiri.
"Namun, sepeda motor tersebut membentur bemper kiri truk hingga pengendara dan penumpangnya terjatuh serta terseret roda depan sebelah kiri truk," ujar AKP Arif Rahman saat membeberkan kronologi fatalitas kecelakaan tersebut, Rabu (10/6/2026).
Benturan keras di titik buta (blind spot) pengemudi truk itu membuat sepeda motor korban langsung tergilas roda kendaraan berat. AKP Arif Rahman menjelaskan bahwa akibat kecelakaan karambol tersebut, Kasmadi mengalami luka sobek yang cukup dalam pada tangan sebelah kanan.
Sementara itu, penumpang yang diboncengnya, yakni Suwendah, mengalami luka sobek pada tangan kiri serta menderita patah tulang pada bagian bahu sebelah kiri.
"Kedua korban kemudian dilarikan ke RS Eka Husada Sidojangkung untuk mendapatkan perawatan medis," jelas Kapolsek Menganti secara detail mengenai tindakan kedaruratan yang diambil oleh petugas di lapangan.
Lebih lanjut, AKP Arif Rahman menyampaikan bahwa beruntung tidak ada korban jiwa yang meninggal dunia dalam kejadian tragis di jalur padat tersebut. Pihak kepolisian sektor Menganti mencatat secara resmi satu korban mengalami klasifikasi luka berat dan satu korban lainnya menderita luka ringan. Selain mengakibatkan jatuhnya korban luka, insiden kecelakaan ini juga memicu kerugian material berupa kerusakan motor yang ditaksir mencapai Rp500 ribu.
Baca Juga: BUMN Barata Indonesia Digeledah, Ex Wamen Silmy Karim Pernah Jabat Dirut
"Anggota kami yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan membantu evakuasi korban," pungkas AKP Arif Rahman seraya mengimbau para pengendara motor agar tidak nekat mendahului kendaraan besar dari sisi kiri demi keselamatan bersama. (yud/han)
Editor : Hany Akasah