Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Alami Stroke dan Resahkan Warga, Dinsos Gresik Evakuasi Pria Terlantar ke RS Menur Surabaya

Fajar Yuliyanto • Senin, 8 Juni 2026 | 22:44 WIB
Aksi Cepat : Dinsos Gresik evakuasi orang terlantar. (Fajar/Radar Gresik)
Aksi Cepat : Dinsos Gresik evakuasi orang terlantar. (Fajar/Radar Gresik)

RADAR GRESIK – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Gresik bergerak cepat mengevakuasi seorang pria tanpa identitas atau Orang Terlantar (OT) yang dinilai meresahkan ketertiban umum di kawasan Jalan Gubernur Suryo, Gresik. Selain terlantar, pria paruh baya tersebut diketahui dalam kondisi sakit stroke dan kerap buang air besar (BAB) sembarangan di fasilitas umum.

Proses pengamanan di lapangan sempat diwarnai ketegangan lantaran pria tersebut sempat memberontak saat hendak dibawa oleh petugas.

Ahli Muda Bidang Rehabilitasi Sosial Dinsos Gresik, Alfi Ariyanto, menjelaskan bahwa aksi evakuasi ini bermula dari adanya laporan aduan dari paguyuban sopir angkutan kota (angkot) setempat yang merasa tidak nyaman dengan keberadaan pria tersebut.

Baca Juga: Tekan Dampak Lingkungan, Bupati Gresik Dorong Dapur SPPG Jadi Pelopor Pemilahan Sampah

"Pria terlantar tersebut sempat memberontak saat diamankan petugas, apalagi kondisinya saat itu sedang tanpa busana. Karena yang bersangkutan juga mengalami stroke, kami langsung mengambil tindakan untuk merujuknya ke RS Jiwa Menur Surabaya," ujar Alfi Ariyanto, Senin (8/6/2026).

Alfi mengungkapkan, Dinsos Gresik awalnya berniat melarikan pasien tersebut ke RSUD Ibnu Sina Gresik agar segera mendapatkan penanganan medis. Namun, petugas menemui kendala administratif yang cukup pelik di rumah sakit daerah.

Saat dilakukan proses pemindaian (scan) biometrik oleh petugas, data kependudukan pria tersebut sama sekali tidak terindeks atau tidak teridentifikasi di dalam sistem pencatatan sipil nasional.

Baca Juga: Terpeleset Saat Memancing di Kali Lamong Perbatasan Gresik-Surabaya, Pemuda Asal Benowo Hilang Terseret Arus

"Semula kami hendak merujuknya ke RSUD Ibnu Sina. Namun, karena tidak teridentifikasi di sistem kependudukan, akhirnya diputuskan untuk langsung dibawa ke RS Menur Surabaya yang berada di bawah naungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur agar hak perawatan medisnya tetap terpenuhi," urainya.

Meski belum mengantongi kartu identitas resmi, Dinsos Gresik telah mengumpulkan informasi awal dari masyarakat terkait asal-usul pasien. Pria tersebut ditengarai masih memiliki kerabat dekat di wilayah Kabupaten Gresik.

Petugas Dinsos kini diterjunkan ke lapangan untuk melacak keberadaan keluarga pasien yang diinformasikan berada di dua lokasi. Yakni di Kecamatan Cerme, dan Desa Gumeno, Kecamatan Manyar. 

Baca Juga: Terpeleset Saat Memancing di Kali Lamong Perbatasan Gresik-Surabaya, Pemuda Asal Benowo Hilang Terseret Arus

Sesuai prosedur, pasien OT ini direncanakan akan menjalani perawatan medis intensif dan isolasi selama 20 hari ke depan di RS Menur Surabaya. Dinsos Gresik menegaskan akan terus memantau perkembangan kesehatannya.

"Langkah selanjutnya, kami juga akan memfasilitasi perekaman ulang E-KTP bagi yang bersangkutan. Hal ini sangat penting agar ia terdaftar dalam data kependudukan resmi, sehingga berhak mendapatkan jaminan sosial dan kesehatan dari pemerintah ke depannya," pungkas Alfi. (jar/han) 

Editor : Hany Akasah
#Gumeno #gresik #dinsos #manyar #cerme