Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Lepas dan Stres Berat, Sapi Kurban di Manyar Gresik Mengamuk

Yudhi Dwi Anggoro • Rabu, 27 Mei 2026 | 09:35 WIB
 DIEVAKUASI: Petugas Damkarla Gresik dibantu warga saat mengevakuasi sapi yang untuk kurban yang lepas di halaman Masjid Al Hasan, Perumahan Pongangan Indah, Desa Pongangan, Kecamatan Manyar, Gresik. (Yudhi/Radar Gresik)
DIEVAKUASI: Petugas Damkarla Gresik dibantu warga saat mengevakuasi sapi yang untuk kurban yang lepas di halaman Masjid Al Hasan, Perumahan Pongangan Indah, Desa Pongangan, Kecamatan Manyar, Gresik. (Yudhi/Radar Gresik)

RADAR GRESIK – Seekor sapi yang disiapkan untuk hewan kurban iduladha menggegerkan warga Perumahan Pongangan Indah, Desa Pongangan, Kecamatan Manyar, Gresik.

Sapi tersebut lepas dari tali pengikat dan mengamuk di halaman Masjid Al Hasan sebelum akhirnya berhasil dievakuasi oleh petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarla) Kabupaten Gresik setelah drama penanganan darurat selama lebih dari lima jam, Selasa (26/5) malam.

Perwira Piket Damkarla Gresik, Teguh Priyanto menceritakan, peristiwa mendebarkan ini bermula saat sapi milik warga yang baru didatangkan dari peternak di Kabupaten Lamongan tersebut mendadak terlepas sejak siang hari.

Baca Juga: Sapu Bersih Predikat Tertinggi, Petrokimia Gresik Group Borong Delapan Penghargaan '5 Stars' di ICC-OSH 2026

Warga setempat bersama pelapor, Sining, sebenarnya sempat berupaya mengepung dan menangkap kembali sapi tersebut. Namun, usaha mereka kandas lantaran kondisi hewan sudah terlanjur mengalami stres berat dan menjadi sangat agresif.

Khawatir membahayakan keselamatan warga, laporan insiden itu kemudian diteruskan ke layanan darurat Call Center 112 Gresik pada pukul 19.04 WIB. Laporan tersebut langsung direspons cepat oleh personel Damkarla Gresik Pos Kota yang langsung meluncur ke lokasi pada pukul 19.06 WIB dan tiba di tempat kejadian perkara (TKP) sekitar pukul 19.19 WIB.

Sesampainya di halaman masjid, petugas rescue bersama warga kembali mencoba melakukan pendekatan persuasif untuk menenangkan sapi. Sayangnya, hewan bertubuh besar itu tetap berontak dan tidak membuahkan hasil.

Baca Juga: Perkuat Sinergi, Kapolres Gresik dan Formagam Berkomitmen Jaga Toleransi dan Kamtibmas

"Kondisi sapi yang sangat agresif membuat proses evakuasi manual cukup sulit dan berisiko tinggi. Karena itu, petugas di lapangan langsung berinisiatif memanggil tim dokter hewan untuk melakukan pemeriksaan situasi," ujar Teguh Priyanto saat memberikan konfirmasi, Rabu (27/5).

Teguh menjelaskan, berdasarkan hasil observasi medis di lokasi, dokter hewan merekomendasikan penggunaan obat bius dosis khusus karena tingkat stres sapi sudah masuk kategori membahayakan. Merespons saran tersebut, petugas Damkarla segera berkoordinasi dengan pimpinan dan meminta bantuan taktis ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Timur.

Tim gabungan yang diperkuat oleh dokter hewan dari Dinas Peternakan Kabupaten Lamongan, Dr. Rajendra, selanjutnya melakukan tindakan tegas terukur dengan menembakkan peluru obat bius beberapa kali ke tubuh sapi.

Baca Juga: Pionir di Menganti Gresik, Desa Domas Resmi Terapkan Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal

Setelah menunggu beberapa saat hingga efek bius bekerja sempurna, sapi yang mulai melemah tersebut akhirnya berhasil didekati, diamankan, dan diikat kembali oleh petugas dibantu warga sekitar.

“Alhamdulillah, sapi kurban berhasil ditangkap dan dievakuasi dengan aman setelah proses penanganan yang cukup panjang serta menguras energi dengan melibatkan berbagai unsur lintas instansi,” jelas Teguh lega.

Lebih lanjut, Teguh Priyanto menyampaikan bahwa seluruh rangkaian proses evakuasi baru dinyatakan selesai total pada Rabu dini hari pukul 00.27 WIB. Beruntung, berkat kesigapan tim gabungan di lapangan, tidak ada korban jiwa, cedera, maupun kerugian materiil bangunan di sekitar halaman masjid akibat amukan sapi tersebut.

Baca Juga: Tabrakan Dua Motor di Jalan Raya Cerme Kidul, Pasutri Asal Banjarsari Gresik Dilarikan ke Puskesmas

"Dalam operasi penyelamatan (rescue) ini, Damkarla Gresik mengerahkan satu unit kendaraan taktis jenis Panther beserta tujuh personel rescue terlatih," pungkasnya.

Sebagai informasi, aksi penyelamatan massal ini sukses berkat sinergi solid yang melibatkan unsur Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Gresik Pos Kota, Dinas Pertanian Bidang Peternakan Kabupaten Gresik, Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Pulopancikan, Dinas Peternakan Kabupaten Lamongan, BKSDA Jawa Timur, serta pengurus takmir masjid dan warga sekitar Perumahan Pongangan Indah. (yud/han) 

Editor : Hany Akasah
#Pongangan #gresik #Sapi #bksda #Damkar