RADAR GRESIK – Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Gresik menunjukkan langkah responsif dengan menjenguk korban luka akibat insiden pertikaian yang terjadi beberapa waktu lalu.
Kunjungan yang berlangsung di RSUD Ibnu Sina pada Minggu (1/3) siang ini dipimpin langsung oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution sebagai bentuk kepedulian sekaligus upaya nyata menjaga kondusivitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Hadir mendampingi dalam kegiatan tersebut jajaran kepala dinas, camat setempat, hingga tokoh masyarakat. Kunjungan ini bertujuan memastikan penanganan medis korban berjalan optimal sekaligus meredam potensi konflik agar tidak meluas di tengah masyarakat pascainsiden.
Dalam audiensi yang digelar di lingkungan rumah sakit, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang akrab disapa Gus Yani menegaskan pentingnya mitigasi konflik secara menyeluruh.
Ia meminta seluruh elemen masyarakat dan pemangku kebijakan di tingkat bawah untuk berperan aktif menjadi penengah.
“Ini menjadi komitmen kita bersama untuk mengantisipasi agar tidak melebar lagi. Saya berharap seluruh pihak menjadi ‘pemadam’ bila terjadi perselisihan di bawah,” ujar Gus Yani dengan tegas pada Minggu (1/3).
Senada dengan Bupati, Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution menekankan bahwa menjaga keamanan wilayah merupakan prioritas utama, terutama saat memasuki momentum sakral menjelang IdulFitri.
Ia menginstruksikan jajaran Polsek, Koramil, hingga pemerintah kecamatan untuk lebih aktif mengawal aktivitas warga agar tetap pada koridor yang positif.
“Jangan sampai kejadian ini terulang kembali. Apalagi menjelang Lebaran, jangan sampai ada euforia berlebihan. Saya titipkan kepada Polsek dan camat untuk mengatur kegiatan yang positif. Semoga Gresik tetap aman dan kondusif,” tegas AKBP Ramadhan Nasution.
Terkait kondisi kesehatan korban, dokter spesialis bedah yang menangani, Agung Kusumanegara, memberikan kabar baik mengenai perkembangan medis pasien. Ia menjelaskan bahwa tindakan operatif telah dilakukan secara maksimal untuk menangani luka serius di bagian perut.
“Hari ini sudah dilakukan perbaikan, pencucian, dan pengecekan organ dalam. Beruntung tidak ada bagian usus yang pecah. Pasien sudah mulai mobilisasi, bisa duduk, dan akan segera dicoba diet makan. Jika dalam satu hingga dua hari ke depan stabil, pasien dapat menjalani rawat jalan,” jelas dr. Agung Kusumanegara secara rinci.
Atas respons cepat tersebut, AKBP Ramadhan Nasution turut menyampaikan apresiasi kepada manajemen RSUD Ibnu Sina dan Dinas Kesehatan yang telah memberikan penanganan terbaik hingga kondisi korban berangsur membaik.
Sebagai langkah preventif jangka panjang, kegiatan ini ditutup dengan diskusi intensif bersama Kepala Desa Campurejo dan Desa Banyutengah. Diskusi tersebut difokuskan pada penguatan harmonisasi antarwarga, khususnya di wilayah Kecamatan Panceng.
Forkopimda berharap sinergi kuat antara pemerintah, aparat, dan masyarakat dapat terus diperkuat demi mewujudkan situasi Kabupaten Gresik yang aman, nyaman, dan kondusif. (yud/han)
Editor : Hany Akasah