Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Rumah Warga Driyorejo Dibobol Saat Salat Tarawih, Perhiasan Emas dan Uang Tunai Raib Digasak Pencuri

Yudhi Dwi Anggoro • Jumat, 27 Februari 2026 | 19:31 WIB

 

OLAH TKP : Anggota Polsek Driyorejo saat melakukan olah TKP di rumah korban pencurian Adi Dusun Legundi, Desa Krikilan, Kecamatan Driyorejo, Gresik.
OLAH TKP : Anggota Polsek Driyorejo saat melakukan olah TKP di rumah korban pencurian Adi Dusun Legundi, Desa Krikilan, Kecamatan Driyorejo, Gresik.

RADAR GRESIK - Nasib malang menimpa Sumarti (67), seorang warga Dusun Legundi, Desa Krikilan, Kecamatan Driyorejo, Gresik. Rumah miliknya dibobol maling pada Rabu malam saat ia sedang meninggalkan kediamannya untuk menunaikan ibadah di mushola.

Pelaku yang saat ini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian berhasil menggasak sejumlah perhiasan emas dan uang tunai bernilai puluhan juta rupiah.

Peristiwa pencurian ini diperkirakan terjadi sekitar pukul 19.00 WIB, tepat ketika korban berangkat melaksanakan salat Isya dan tarawih di Mushola Al-Huda yang berada di lingkungan setempat.

Kondisi rumah yang kosong diduga dimanfaatkan pelaku untuk merusak akses masuk dan mengacak-acak isi kamar korban.

Kapolsek Driyorejo, Kompol Musihram, memberikan penjelasan terkait kronologi saat korban menyadari rumahnya telah dimasuki orang asing setelah kembali dari ibadah.

“Korban pergi salat Isya dan tarawih sekitar pukul 19.00 WIB. Saat kembali sekitar pukul 20.00 WIB, korban mendapati pintu kamar sudah dalam keadaan rusak dan terbuka,” ujar Kompol Musihram pada Jumat (27/2).

Berdasarkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang dilakukan oleh anggota Polsek Driyorejo, pelaku diketahui merusak pintu lemari dan menggeledah pakaian korban hingga berantakan.

Setelah dilakukan pengecekan mendalam, korban melaporkan hilangnya satu gelang emas model setengah rantai seberat 15 gram, satu kalung beserta liontin seberat 6 gram, serta uang tunai sebesar Rp700 ribu.

Total kerugian materiil yang dialami oleh korban akibat aksi nekat ini ditaksir mencapai Rp20.700.000. Kompol Musihram menambahkan bahwa laporan resmi terkait kejadian ini baru diterima pihak kepolisian pada Kamis pagi, yang segera ditindaklanjuti dengan pemeriksaan saksi-saksi dari warga sekitar.

“Hingga kini pelaku masih dalam lidik. Kami terus mengumpulkan keterangan saksi dan melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku,” pungkas Kompol Musihram menutup keterangannya.

Pihak kepolisian mengimbau warga agar lebih waspada dan memastikan keamanan rumah, seperti mengunci pintu dan jendela dengan ganda, terutama saat ditinggalkan untuk melaksanakan ibadah di masjid atau mushola selama bulan Ramadan. (yud/han) 

Editor : Hany Akasah
#pencurian #maling #Polsek #gresik #Driyorejo