Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Belum Sempat Seruput Teh Pesanannya, Pria Lansia di Menganti Mendadak Kejang dan Meninggal

Yudhi Dwi Anggoro • Senin, 26 Januari 2026 | 09:42 WIB
DIEVAKUASI : Anggota Polsek Menganti dibantu tim medis dan pihak keluarga saat melakukan evakuasi korban untuk dibawa ke Rumah Sakit.
DIEVAKUASI : Anggota Polsek Menganti dibantu tim medis dan pihak keluarga saat melakukan evakuasi korban untuk dibawa ke Rumah Sakit.

RADAR GRESIK – Pengunjung Warung Kopi (Warkop) Monggo Pinarak di Desa Gempolkurung, Kecamatan Menganti, mendadak gempar pada Minggu (25/1) dini hari.

Seorang pria lanjut usia (lansia) bernama Hugeng Sudiastono (54) ditemukan meninggal dunia dalam posisi terlentang di atas meja warung setelah sempat mengalami kejang-kejang di hadapan saksi mata.

Korban yang tercatat sebagai warga Desa Ngembung, Kecamatan Cerme, namun tinggal di sebuah kos di Dusun Kutil, Gempolkurung tersebut, diduga kuat mengembuskan napas terakhir akibat riwayat penyakit yang dideritanya.

Kapolsek Menganti, AKP Arif Rahman, mengonfirmasi insiden tersebut terjadi sekitar pukul 02.30 WIB. Pihaknya langsung bergerak menuju lokasi sesaat setelah menerima laporan dari pemilik warung yang panik melihat kondisi korban.

"Dari keterangan saksi di lokasi kejadian sebelumnya korban memesan teh dan belum sempat diminum korban kejang - kejang kemudian meninggal dunia," ujar AKP Arif Rahman.

Mendapati laporan tersebut, petugas kepolisian segera melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan berkoordinasi dengan tim medis untuk proses evakuasi. Jasad korban kemudian dibawa menggunakan ambulans Wong Bodho menuju fasilitas kesehatan terdekat guna pemeriksaan lebih lanjut.

"Mengetahui hal tersebut, kemudian pemilik warung menghubungi petugas dari Polsek Menganti dan tidak berapa lama petugas kami datang untuk melakukan olah TKP dan melakukan evakuasi. Usai dilakukan evakuasi anggota kami kemudian bersama keluarga mengevakuasi korban ke Puskesmas menggunakan Ambulance Wong Bodho, untuk dilakukan VER," jelasnya.

Berdasarkan hasil Visum et Repertum (VER) luar yang dilakukan oleh tim medis, petugas tidak menemukan adanya indikasi tindak kriminal atau kekerasan pada tubuh pria malang tersebut.

Kematian korban murni dipicu oleh kondisi kesehatan yang memburuk secara mendadak.

"Dari hasil pemeriksaan medis tidak ditemukan luka dan tanda tanda kekerasan lainnya," tegas AKP Arif Rahman.

Pihak keluarga korban yang tiba di lokasi pun telah menerima kejadian ini sebagai musibah. Mengingat rekam medis korban yang memang dalam kondisi kurang sehat, keluarga memutuskan untuk tidak melanjutkan proses hukum lebih jauh.

"Diduga almarhum dalam keadaan sakit dan pihak keluarga sudah ikhlas menerima kematian almarhum karena sudah takdir yang maha kuasa. Pihak keluarga bersedia membuat surat pernyataan tidak menuntut. Pihak keluarga korban tidak bersedia dilakukan otopsi karena keluarga korban ingin jenazah almarhum dapat segera dimakamkan," pungkasnya. (yud/han) 

Editor : Hany Akasah
#Polsek #menganti #gresik #warkop #Meninggal