Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Gegerkan Warga KBD Driyorejo, Lansia Asal Surabaya Ditemukan Tewas Membusuk di Kamar Kos

Yudhi Dwi Anggoro • Senin, 12 Januari 2026 | 10:52 WIB
OLAH TKP : Anggota Polsek Driyorejo saat melakukan proses evakuasi dan olah TKP di kamar kos Perum KBD.
OLAH TKP : Anggota Polsek Driyorejo saat melakukan proses evakuasi dan olah TKP di kamar kos Perum KBD.

RADAR GRESIK – Warga Perumahan Kota Baru Driyorejo (KBD), Kecamatan Driyorejo, Gresik, dikejutkan dengan penemuan jenazah seorang pria lanjut usia (lansia) di dalam sebuah kamar kos, Sabtu (10/1) sore.

Korban yang diketahui berinisial MS (60), ditemukan dalam kondisi sudah membusuk dan mengeluarkan aroma tidak sedap.

Korban merupakan warga Kelurahan Kebraon, Kecamatan Karangpilang, Surabaya, yang selama ini tinggal di kamar kos milik Ahmad Subeki di blok perumahan tersebut.

Kapolsek Driyorejo, Kompol Musihram, menjelaskan bahwa penemuan jasad korban berawal dari keresahan warga sekitar yang mencium bau menyengat dari arah kamar kos korban. Pemilik kos bersama warga kemudian mencoba mengecek melalui jendela kamar.

“Pemilik kos bersama warga mengecek lewat jendela dan melihat korban sudah tergeletak di atas tempat tidur. Kondisinya saat itu sudah mengeluarkan bau menyengat,” ujar Kompol Musihram, Minggu (11/1).

Mengetahui hal tersebut, pemilik kos langsung menghubungi anak korban, Dewi Ratna Permata Sari (40). Namun, saat hendak dievakuasi, pintu kamar korban ditemukan dalam keadaan terkunci rapat dari dalam, sehingga petugas kepolisian harus diturunkan ke lokasi.

Anggota Polsek Driyorejo bersama tim medis dari Puskesmas Driyorejo segera melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan evakuasi setelah berhasil membuka pintu kamar. Jasad korban ditemukan dalam posisi telentang di atas kasur.

Berdasarkan pemeriksaan awal, petugas tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Kematian MS diduga kuat akibat serangan jantung yang dideritanya.

“Keterangan dari pihak keluarga menyebutkan bahwa korban memiliki riwayat penyakit jantung. Menurut penuturan anaknya, korban sering merasa sesak napas jika berjalan agak jauh,” tambah Musihram.

Pihak keluarga mengaku terakhir kali menjumpai korban pada Rabu (7/1) siang saat mengirimkan makanan. Diduga, korban meninggal dunia beberapa hari sebelum ditemukan, mengingat kondisi jenazah yang sudah mulai membusuk.

Atas kejadian ini, pihak keluarga menyatakan telah menerima kematian korban sebagai musibah dan menolak untuk dilakukan tindakan otopsi.

“Pihak keluarga menolak otopsi dan jenazah langsung dibawa untuk dikebumikan di tempat asalnya di Karangpilang, Surabaya,” pungkas Kapolsek. (yud/han)

Editor : Hany Akasah
#lansia #Kos #surabaya #KBD #gresik #Driyorejo