Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Tragedi Pilu Bukit Jaddih: Enam Santri Cilik Bangkalan Tenggelam di Danau Bekas Galian Kapur

Hany Akasah • Jumat, 21 November 2025 | 19:25 WIB
Ilustrasi : freepik
Ilustrasi : freepik

RADAR GRESIK – Kabar duka yang mendalam menyelimuti dunia pesantren di Bangkalan, Madura. Sebanyak enam santri cilik ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di sebuah danau bekas galian tambang kapur di kawasan wisata Bukit Jaddih, Desa Parseh, Kecamatan Socah, pada Kamis (20/11/2025) sore.

Insiden tragis yang menimpa para korban yang seluruhnya masih di bawah umur ini terjadi sekitar pukul 16.00 WIB saat mereka dilaporkan sedang mandi di genangan air bekas Galian C yang dikenal memiliki kedalaman ekstrem dan dinding curam.

Menurut keterangan yang dihimpun, tragedi bermula ketika salah satu santri dilaporkan tenggelam. Lima santri lainnya bergegas mencoba menolong teman mereka, namun upaya spontan dan tanpa peralatan tersebut justru berujung fatal. Seluruhnya ikut terseret ke dasar danau hingga tak mampu menyelamatkan diri.

Seorang santri yang menyaksikan peristiwa nahas tersebut segera memanggil pengasuh pondok. Pengasuh bersama warga setempat segera melakukan evakuasi darurat.

Keenam korban dilarikan ke Puskesmas Jaddih. "Secara fisik dalam kondisi telah meninggal dunia dengan tanda-tanda membiru semua, mulai dari kukunya, pupil mata sudah membesar, dan badan sudah lebam-lebam karena masuk lumpur," ungkap seorang petugas kesehatan.

Para korban tewas yang diduga tenggelam saat berusaha menyelamatkan salah satu teman mereka adalah Louvin Al-Baru Suhara (kelas 2 SD), Rosyid Ainul Yakin (kelas 3 SD), Reynand Azka Mahardika (kelas 3 SD), Moh. Nasiruddin Adrai (kelas 1 SD), dan Muhammad Akhtar Muzain Ainul Izzi (kelas 1 SD). 

Pihak keluarga korban dilaporkan menolak untuk dilakukan autopsi jenazah dan telah menyertakan surat pernyataan resmi. Jenazah keenam santri tersebut telah diserahkan kembali kepada pihak keluarga untuk segera dimakamkan.

Kasi Humas Polres Bangkalan, Ipda Agung Intama, membenarkan adanya insiden tragis tersebut. “Benar. Saat ini petugas masih di lapangan,” ujar Ipda Agung Intama.

Aparat kepolisian masih berada di lokasi kejadian untuk menelusuri kronologi kejadian secara detail serta mengecek aspek keselamatan kawasan yang kerap dipadati wisatawan itu.

Area di sekitar danau bekas galian kini telah diamankan untuk mencegah peristiwa serupa terulang. (zah/han)

Editor : Hany Akasah
#tenggelam #Bukit Jaddih #Madura #gresik #Bangkalan