Buka Sinau Bareng 2026, Wabup Gresik Komitmen Tingkatkan Literasi dan Character Building

Novia Andriyani • Dipublikasikan Rabu, 14 Oktober 2026 | 11:26 WIB
Wakil Bupati Gresik, dr. H. Asluchul Alif (Dokter Alif), hadir langsung meninjau semangat para siswa di SMP YPI Darussalam 1 Cerme. (Foto : Novia/Radar Gresik)
Wakil Bupati Gresik, dr. H. Asluchul Alif (Dokter Alif), hadir langsung meninjau semangat para siswa di SMP YPI Darussalam 1 Cerme. (Foto : Novia/Radar Gresik)

RADAR GRESIK — Sebagai wujud komitmen berkelanjutan dalam meningkatkan mutu pendidikan dan budaya literasi pelajar, Radar Gresik kembali menggelar program tahunan Sinau Bareng Bupati dan Wakil Bupati Gresik 2026. 

Memasuki tahun kelima penyelenggaraannya, kegiatan literasi massal ini digelar melalui kolaborasi erat bersama Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik, Kementerian Agama (Kemenag) Gresik, Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Negeri dan Swasta, serta Kelompok Kerja Madrasah Tsanawiyah (KKMTs) se-Kabupaten Gresik. 

Jalannya acara juga disokong penuh oleh Ruang Guru sebagai penyedia bank soal serta PT Aji Bakuh Anugrah sebagai sponsor kegiatan.

Baca Juga: Jaga Produktivitas Pertanian, Petrokimia Gresik Siapkan Stok 443 Ribu Ton Pupuk 

Kepala Biro Radar Gresik, Siti Umi Hanik, menyampaikan bahwa kegiatan ini difokuskan untuk mengasah ketajaman literasi bagi 2.050 siswa kelas delapan yang terdiri dari SMP Negeri, 1.200 siswa SMP Swasta, dan sekitar 300 siswa MTs kelas delapan di seluruh Kabupaten Gresik.

Pada gelaran tahun ini yang diselenggarakan pada Rabu (14/10), Wakil Bupati Gresik, dr. H. Asluchul Alif, M.Kes., M.M., M.H.P. (Dokter Alif), hadir secara langsung untuk meninjau pelaksanaan pengerjaan soal oleh para siswa di beberapa sekolah, di antaranya SMP YPI Darussalam 1 Cerme dan UPT SMP Negeri 5 Gresik. 

Dalam kunjungannya, Dokter Alif menyampaikan salam hangat dari Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani (Gus Yani), sekaligus menegaskan komitmen kuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik di bidang pendidikan.

Baca Juga: Jaga Produktivitas Pertanian, Petrokimia Gresik Siapkan Stok 443 Ribu Ton Pupuk 

Ia mengungkapkan bahwa dari total APBD Kabupaten Gresik yang mencapai Rp3,3 triliun hingga Rp3,5 triliun, sebesar 26 persen disalurkan khusus untuk belanja sektor pendidikan. 

“Ini menunjukkan bahwa komitmen Pak Bupati Gresik pada dunia pendidikan sangat besar," ujar Dokter Alif saat memberikan sambutan di SMP YPI Darussalam 1 Cerme.

Lebih lanjut, Dokter Alif meyakinkan para pendidik bahwa skema anggaran untuk sekolah swasta maupun program Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) tetap diperhatikan dan dijaga kelancarannya.

Baca Juga: Antisipasi Banjir Kota, Komisi III DPRD Gresik Minta Bozem WEP dan KH Abdul Karim Dikeruk

Ia juga menjelaskan berbagai perubahan positif pada tata kelola anggaran daerah, termasuk penyaluran insentif guru swasta yang kini dikirim langsung ke rekening pribadi masing-masing guru demi transparansi, serta kelanjutan pemberian bantuan seragam bagi siswa sekolah swasta.

"Maka sebenarnya kami juga ingin Bapak Ibu semua yang ada di sekolah swasta memberitahukan kepada masyarakat terkait apa yang sudah dikasihkan oleh pemerintah daerah di pendidikan. Agar masyarakat paham dan tidak timbul fitnah. Termasuk untuk insentif guru, tahun ini langsung dikirim ke rekening guru-guru, tidak lagi gelondongan ke yayasan," jelasnya.

Selain membahas dukungan anggaran, Dokter Alif juga menegaskan komitmen Pemkab Gresik dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan. Ia menjamin tidak ada lagi praktik pungutan atau tuntutan 'setoran' dalam proses pelantikan maupun pengelolaan sekolah. 

Baca Juga: Minta Keluhan Warga Ditanggapi, DPRD Gresik Dorong Pelayanan Publik Mudah, Cepat, dan Responsif

Seluruh jenjang karier kepala sekolah kini didasarkan pada transparansi sistem Manajemen Talenta (MyASN) agar para pendidik dapat mencurahkan perhatian sepenuhnya pada proses belajar-mengajar.

Di tengah pesatnya perkembangan zaman, Wabup Gresik tersebut memberikan perhatian khusus pada pentingnya keseimbangan antara kemampuan akademis (hard skill) dan pembentukan karakter (soft skill). 

Menurutnya, peran guru sangat krusial mengingat pendidik dan orang tua adalah dua sosok utama yang menjadi teladan bagi anak.

Baca Juga: Minta Keluhan Warga Ditanggapi, DPRD Gresik Dorong Pelayanan Publik Mudah, Cepat, dan Responsif

"Sangat banyak tantangan untuk anak-anak generasi saat ini. Saya titip satu saja, jangan terlalu berpikir satu sisi untuk mengejar hard skill saja, tapi soft skill saat ini agak terkikis. Soft skill seperti kerja sama, rasa saling menolong, empati, tanggung jawab, dan tawaduk ini tolong diajari. Anak-anak hari ini sudah berbeda dengan kita dulu, sikap hormat dan sopan santun kepada guru harus terus dibimbing," tegas Dokter Alif.

Ia juga menyoroti ancaman paparan media digital yang berpotensi memicu perilaku kekerasan pada anak jika tidak diawasi secara ketat. 

Tontonan atau konten digital yang memuat kekerasan dapat mengikis rasa empati dan membuat anak menganggap tindakan kasar sebagai hal yang wajar. 

Baca Juga: Antisipasi Banjir Kota, Komisi III DPRD Gresik Minta Bozem WEP dan KH Abdul Karim Dikeruk

Oleh karena itu, para guru, khususnya tenaga pendidik yang masih muda, diminta untuk senantiasa menjaga kewibawaan dan kesantunan guna menjadi figur panutan bagi para siswa.

Tak lupa, Dokter Alif mengingatkan para guru agar terus memperbarui pengetahuan (update ilmu) di tengah maraknya pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) oleh para pelajar saat ini.

"Bapak Ibu semua jangan sampai kalah banter. Kalau tidak update, ilmu jenengan ini anak-anak sudah lebih bisa karena memegang AI. Pokoknya jenengan update sekolahnya, update ilmunya. Saya doakan semuanya sukses dan anak-anak kita menjadi anak-anak yang sukses," tuturnya. 

Baca Juga: Diduga Mengantuk dan Alami Microsleep, Mobil Pikap Hantam Dua Pejalan Kaki di Manyar

Menutup rangkaian kunjungan tersebut, Dokter Alif menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak dan sponsor yang konsisten mendukung kemajuan pendidikan di Gresik. 

“Melalui program Sinau Bareng ini, sinergi antara media, pemerintah daerah, sektor swasta, dan institusi pendidikan diharapkan mampu terus memacu semangat belajar siswa sekaligus memperkuat posisi Kabupaten Gresik sebagai daerah yang adaptif, literatif, dan berkarakter," pungkas dr. Alif. (nov/rir) 

Editor : Hany Akasah
Sumber : Radar Gresik
Wakil Bupati gresik Sinau Bareng ASLUCHUL ALIF Literasi