Kolaborasi Internasional, SMA SIG Hadirkan Native Asal Jepang Melalui Program Nihongo Partner

Riri Masfardian • Dipublikasikan Senin, 24 Agustus 2026 | 19:46 WIB
Melalui kerja sama strategis kali kedua bersama Japan Foundation, Shoji Suzuka bakal bertugas selama 8 bulan di SMA SIG. ( Foto : Dok/Radar Gresik)
Melalui kerja sama strategis kali kedua bersama Japan Foundation, Shoji Suzuka bakal bertugas selama 8 bulan di SMA SIG. ( Foto : Dok/Radar Gresik)
RADAR GRESIK – Suasana meriah mewarnai penyambutan native speaker asal Jepang, Shoji Suzuka, di SMA Semen Gresik (SMA SIG), Senin (24/8). Penugasan tenaga pengajar native ini merupakan bentuk kerjasama dengan Japan Foundation melalui program Nihongo Partners dan menjadi komitmen sekolah dalam memperkuat wawasan global serta peningkatan kompetensi bahasa asing para siswa.

Rangkaian acara penyambutan dikemas unik melalui pawai budaya yang memadukan tradisi lokal Gresik dan kultur Jepang.

Shoji Suzuka diarak melintasi kawasan bersejarah Alun-Alun Gresik hingga Bandar Grisse menggunakan transportasi lokal delman, diiringi iring-iringan becak motor (bentor) hias dan odong-odong. Kehadirannya menyedot antusiasme warga serta seluruh civitas akademika sekolah.

Baca Juga: Rawat Kebinekaan, SMA SIG Raih Radar Surabaya Awards 2026 Sebagai Pelopor Sekolah Moderasi Beragama

Setibanya di lingkungan sekolah, tamu kehormatan disambut dengan prosesi cucuk lampah, tari tradisional khas Gresik, atraksi pedang pora oleh Paskibra SMA SIG (Pasbramga), pertunjukan seni bela diri Judo, hingga modern dance.

Kepala SMA SIG, Choirul Fauzi, mengungkapkan rasa syukur atas kepercayaan berkelanjutan yang diberikan oleh lembaga kebudayaan internasional kepada instansinya.

"Ini merupakan kali kedua sekolah kami dipercaya oleh Japan Foundation untuk menghadirkan Nihongo Partner langsung dari Jepang. Kehadiran Shoji Suzuka adalah kesempatan serta peluang emas bagi para siswa untuk mengasah kemampuan berbahasa Jepang secara aktif sekaligus melakukan pertukaran budaya secara langsung," ujar Choirul Fauzi.

Baca Juga: Lepas Angkatan 47, SMA SIG Buktikan Diri Sebagai Sekolah Multibahasa dan Rumah Para Talenta Juara

Choirul menambahkan, kehadiran tenaga pendamping asal Negeri Sakura tersebut diyakini menjadi modal penting bagi para siswa dan tenaga pendidik dalam membekali diri menghadapi tantangan era globalisasi.

"Banyak hal yang akan dipelajari, mulai dari kebahasaan hingga pemahaman budaya global. Ini menjadi bekal masa depan warga sekolah dalam meningkatkan kompetensi serta skill agar siap bersaing di tingkat internasional," tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Semen Indonesia Foundation (SIF), Firdiansyah Oktarizky, mengapresiasi kolaborasi internasional ini. Ia berpesan agar seluruh siswa memanfaatkan momen tersebut untuk menyerap nilai-nilai positif dari bangsa Jepang.

Baca Juga: Harmoni Akademik dan Talenta, SMA SIG Gresik Antarkan Siswa Berjaya di Cak Yuk Gresik 2025

"Budaya dan karakter Negara Jepang sangat layak diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, terutama terkait etos kerja dan kedisiplinan dalam belajar untuk terus berinovasi. Jangan sia-siakan kesempatan ini untuk terus menggali informasi dan bertukar pikiran bersama Nihongo Partner," tutur Firdiansyah.

Melalui kerja sama strategis antara SMA SIG dan Japan Foundation, Shoji Suzuka dijadwalkan bertugas selama delapan bulan ke depan. Selama masa penugasan, ia akan bertindak sebagai asisten guru bahasa Jepang untuk memperkenalkan bahasa secara interaktif sekaligus menanamkan karakter dan budaya Jepang secara intensif.

Turut hadir dalam prosesi penyambutan tersebut jajaran pengurus Semen Indonesia Foundation, para mahasiswa magang program Pendidikan Bahasa Jepang Universitas Negeri Surabaya (UNESA), serta seluruh jajaran guru dan siswa SMA SIG. (rir/han) 

Editor : Hany Akasah
Sumber : Radar Gresik
sma sig nihongo partner Kerjasama gresik jepang