UMG Pertegas Kiprah Global Lewat Gelaran ICISSS 2026, Hadirkan Pemakalah 7 Negara

Fajar Yuliyanto • Dipublikasikan Jumat, 21 Agustus 2026 | 04:25 WIB
SAMBUTAN : Rektor Universitas Muhammadiyah Gresik, Prof. Dr. Khoirul Anwar saat sambutan di Universitas Muhammadiyah Gresik. (Foto : Fajar/Radar Gresik)
SAMBUTAN : Rektor Universitas Muhammadiyah Gresik, Prof. Dr. Khoirul Anwar saat sambutan di Universitas Muhammadiyah Gresik. (Foto : Fajar/Radar Gresik)

RADAR GRESIK – Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) kembali mempertegas kiprah akademiknya di panggung internasional melalui gelaran 1st International Conference on Innovation on Science and Social Studies (ICISSS) 2026, Kamis (20/8/2026).

Konferensi internasional bertaraf global ini diikuti oleh 226 peserta serta 135 pemakalah dari 47 institusi dalam dan luar negeri.

Sejumlah perwakilan akademisi dari berbagai belakangan negara turut ambil bagian, di antaranya dari Thailand, Malaysia, Komoro, Sudan, Yaman, Uzbekistan, hingga Finlandia. Agenda digelar secara kombinasi daring dan luring (hybrid).

Baca Juga: Jamin Transparan dan Bebas Kecurangan, Pemerintah Desa Punduttrate Gandeng UMG Gelar Seleksi Perangkat Desa Berbasis Komputer

ICISSS 2026 dirancang sebagai ruang kolaborasi strategis guna mengintegrasikan inovasi sains dan ilmu sosial sekaligus memperluas jejaring penelitian lintas negara.

Rektor UMG, Prof. Dr. Khoirul Anwar, menyampaikan bahwa konferensi ini merupakan agenda tahunan untuk mempertanggungjawabkan ragam terobosan serta inovasi ilmiah kampus kepada publik luas.

“Ini momentum untuk mempertanggungjawabkan upaya-upaya dan inovasi yang ada di kampus bersama institusi akademik lain, agar bisa dibaca publik dalam bentuk prosiding maupun artikel ilmiah,” ujar Prof. Khoirul, Kamis (20/8/2026).

Baca Juga: UMG Tambah Amunisi SDM Unggul, Dr. Syaiful Huda Resmi Jadi Doktor ke-48

Ia menegaskan bahwa perkembangan peradaban selalu diawali dari analisis dan penelitian mendalam. Oleh karena itu, hasil riset akademisi generasi muda diharapkan mampu memberi dampak nyata bagi kemajuan masyarakat.

ICISSS 2026 memayungi dua rumpun besar keilmuan, yakni sains dan ilmu sosial. Implementasi riset bidang sosial diarahkan pada pemberdayaan masyarakat, sedangkan bidang sains difokuskan pada penerapan Teknologi Tepat Guna (TTG).

Langkah penguatan riset ini juga selaras dengan komitmen UMG dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), di mana UMG memfokuskan diri pada enam tujuan utama SDGs yang relevan dengan kontribusi perguruan tinggi.

Baca Juga: Sukses Integrasikan Mahasiswa Asing dan Mitra Industri, UMG Sabet Penghargaan Bergengsi Radar Surabaya Award 2026

“Atmosfer akademik dan kolaborasi internasional ini terus kita kembangkan setiap tahun. Kami ingin menunjukkan bahwa inovasi yang lahir di Gresik mampu memberikan dampak positif, tidak hanya untuk skala lokal tetapi juga internasional,” jelas Rektor UMG.

Apresiasi tinggi datang dari perwakilan peserta internasional, dr. Mirjalol Kudratov dari Kattakurgan State Pedagogical Institute, Uzbekistan. Ia menilai ICISSS yang diinisiasi UMG memiliki nilai taktis dalam membuka peluang kolaborasi keilmuan antar-negara, khususnya di sektor pendidikan dan pariwisata.

“Semua profesor yang hadir berharap dapat memberikan kontribusi terbaik untuk pengembangan keilmuan di bidang masing-masing, sekaligus meningkatkan kapasitas profesionalisme akademik,” ungkap dr. Mirjalol.

Baca Juga: Resmi Sandang Gelar Doktor, Dr. Rohmatin Agustina Perkuat Kualitas Prodi Agroteknologi UMG

Ia berharap forum ilmiah bertaraf internasional ini dapat terus diselenggarakan secara konsisten sebagai ajang yang selalu dinantikan oleh masyarakat akademik dunia. (jar/han) 

Editor : Hany Akasah
Sumber : Radar Gresik
malaysia gresik Internasional global umg