Bekerja sama dengan CSR PT Smelting serta didukung oleh Diktisaintek Berdampak dan Pusat Oleh-oleh Reneo, tim menggelar Workshop UMKM bertajuk "Strategi Digital & Excellent Service untuk UMKM Lokal Gresik" pada Rabu (29/07).
Kegiatan ini terselenggara atas dukungan pendanaan dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (DPPM) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek).
Berlokasi di Auditorium Kampus B UISI, Kompleks Semen Gresik, kegiatan gratis yang berlangsung pukul 08.00 hingga 15.00 WIB ini sukses menarik antusiasme 70 peserta UMKM lokal.
Acara yang dipimpin oleh Ketua Tim Pengmas UISI, Dr. Alfina, S.M., M.M., ini mengusung tema besar "Dari Dilihat sampai Dibeli: Strategi Promosi Digital, Live Shopping, dan Pelayanan Pelanggan untuk UMKM".
Untuk memberikan pembekalan yang komprehensif, panitia menghadirkan tiga pemateri ahli di bidangnya. Selain Dr. Alfina yang merupakan Associate Professor Manajemen UISI dengan fokus kajian perilaku konsumen dan fenomena FOMO, hadir pula Tyas Ajeng Nastiti, S.T., M.Ds., ACP (influencer dan dosen DKV UISI) yang membedah visual serta konten, serta Dr. Wenti Krisnawati, S.E., M.SM (dosen UMG) yang membawakan materi public speaking.
Melalui workshop ini, para peserta dibekali serangkaian keterampilan praktis, mulai dari strategi penyusunan konten yang menjual, teknik live shopping interaktif untuk mendongkrak penjualan, hingga tata cara merespons pelanggan secara profesional demi membangun loyalitas dan memicu repeat order.
Tidak hanya itu, pelatihan ini juga memfokuskan pada penguatan citra dan branding produk oleh-oleh khas Gresik seperti teripang hitam, kerupuk ikan srowo, abon ikan tongkol, ampyang, peyek teri, hingga krupy dan umkm sound sistem Gresik agar tampil semakin berkesan dan memiliki daya saing tinggi di pasar digital.
Ketua Tim Pengmas UISI, Dr. Alfina, S.M., M.M., menegaskan pentingnya eksekusi langsung dari materi yang diberikan dalam pelatihan ini.
"Peserta belajar langsung dari praktisi berpengalaman, lengkap dengan praktik strategi digital yang bisa langsung diterapkan pada usaha masing-masing," terangnya di sela-sela kegiatan.
Beliau juga menambahkan bahwa kolaborasi lintas sektor ini menjadi pijakan penting bagi pertumbuhan usaha warga. "Tingkatkan skill, perluas jaringan, dan bawa UMKM Anda ke level berikutnya," ujar Dr. Alfina memotivasi para peserta.
Sinergi antara dunia akademik dan industri ini menjadi bukti nyata komitmen pengabdian masyarakat, yang turut ditopang oleh pendanaan DPPM Kemdiktisaintek, dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Menariknya, selain mendapatkan pemaparan materi, para pelaku UMKM juga diberikan ruang khusus untuk memamerkan dan menjual langsung produk-produk unggulan mereka di lokasi acara. Momen ini dimanfaatkan para peserta sebagai sarana promosi sekaligus uji coba langsung dari strategi pemasaran dan pelayanan pelanggan yang baru saja dipelajari. (nov/rir)
Editor : Hany AkasahSumber : Radar Gresik