RADAR GRESIK – Suasana Desa Kedanyang, Kecamatan Kebomas, Gresik mendadak riuh dan penuh warna pada Minggu (9/8). Sebanyak 122 siswa TK Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kedanyang bersama orang tua masing-masing memadati jalanan desa untuk mengikuti karnaval mengusung tema “Sorak-sorai Kemerdekaan ke-81”.
Ajang perayaan HUT ke-81 Republik Indonesia ini dirancang tak sekadar menjadi tontonan, melainkan juga wadah edukasi untuk mengenalkan kekayaan dan keberagaman budaya Indonesia sejak dini.
Anak-anak tampil menggemaskan dalam 12 kelompok dengan ragam tema menarik, mulai dari flora, fauna, kuliner Nusantara, kehidupan bawah laut (under the sea), dunia fantasi, benda langit, pahlawan, hingga profesi.
Baca Juga: Lepas Siswa ke Jenjang SD, TK DWP Kedanyang Gresik Hadirkan Pentas Seni BESTI Penuh Kreativitas
Sepanjang rute yang dimulai dari Lapangan Kedanyang, melintasi Jalan Poros, hingga kembali ke lapangan utama, para peserta tampil kompak menyanyikan yel-yel penuh semangat.
Kepala TK DWP Kedanyang, Sulatin Ruliyati (Ruli), menuturkan bahwa event ini menjadi langkah baru untuk mempererat hubungan antororang tua sekaligus mengenalkan sekolah ke masyarakat luas.
“Tujuan kegiatan ini selain untuk memeriahkan kemerdekaan, juga mempererat silaturahmi antarorang tua. Tentunya kami ingin membuat gebrakan baru di TK Dharma Wanita Kedanyang. Untuk memicu semangat, kreativitas dan kekompakan peserta dari 12 kelompok ini juga dinilai untuk menentukan Juara 1 hingga Harapan 3,” jelas Ruli.
Baca Juga: Rayakan Hari Kartini, Siswa TK DWP Kedanyang Banjiri Jalanan Desa dengan Busana Adat
Kualitas dan kredibilitas TK DWP Kedanyang pun terbukti mendapat sambutan positif masyarakat. Ruli membeberkan, kuota inden peserta didik baru untuk tahun ajaran 2027-2028 bahkan sudah terisi dua kelas.
Dukungan penuh juga disampaikan oleh Kepala Desa Kedanyang, Ahmad Mustofa. Ia mengapresiasi kerja keras pihak sekolah dan orang tua murid yang telah menyiapkan konsep matang berunsur edukasi kebudayaan.
“Konsepnya sangat kaya, ada budaya, keunikan, hingga etnis yang ada di Indonesia. Sebagai bangsa Indonesia, kita wajib memupuk rasa cinta budaya sekaligus merayakan HUT RI ke-81. Pemerintah desa tentu selalu mendukung,” tegas Mustofa.
Ia berharap kegiatan atraktif seperti ini terus berlanjut di tahun-tahun mendatang guna membentuk karakter generasi muda Desa Kedanyang yang berwawasan budaya dan mencintai NKRI. (jar/han)
Editor : Hany AkasahSumber : Radar Gresik