RADAR GRESIK – Sebagai wujud komitmen dalam memberikan keteladanan serta melahirkan inovasi pembelajaran, SMA Muhammadiyah 8 Gresik menggelar pameran media pembelajaran bertajuk D-Gugu 3rd Edition di halaman sekolah pada Senin (3/8/2026).
Pameran yang telah memasuki tahun ketiga berturut-turut ini menjadi wadah bagi bapak dan ibu guru untuk menampilkan kreativitas serta inovasi media ajar. Melalui ajang ini, proses belajar mengajar tidak lagi dipandang membosankan, melainkan disajikan secara interaktif, menyenangkan, dan mudah dipahami oleh para siswa.
Acara juga dihadiri oleh Ketua Majelis Dikdasmen PCM Cerme, Iqbal Dauhari, yang hadir bersama jajaran kepala sekolah Muhammadiyah se-Kecamatan Cerme, perwakilan wali murid, serta perwakilan Universitas Muhammadiyah Gresik dan Jayanti Muhannah.
Baca Juga: Esalion 2025, Ajang Belajar Nyata Cetak Pelajar Profesional di SMA Muhammadiyah 8 Gresik
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Seksi SMA PKLK Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Gresik, Joko Sutopo. Dalam sambutannya, Joko memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para guru yang tetap produktif berkarya di tengah kesibukan mengajar.
"Kreativitas ini akan menjadi motivasi dan percontohan bagi sekolah-sekolah lain, khususnya di lingkungan Perguruan Muhammadiyah maupun sekolah umum di Kabupaten Gresik," ujar Joko.
Kepala SMA Muhammadiyah 8 Cerme, Emi Faizatul Afifah, M.Si., menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan agar para guru dapat memperkenalkan media ajar kepada para siswa.
"Melalui pameran yang mengusung konsep pembelajaran mendalam (deep learning) dan refleksi kelas ini, para siswa dapat mengenal mata pelajaran baru di awal tahun ajaran tanpa rasa takut, melainkan dengan penuh semangat dan motivasi. Nantinya guru dan siswa akan didorong untuk saling berkolaborasi membentuk kelompok belajar yang interaktif," terang Emi.
Diungkapkannya konsep D'Gugu terinspirasi dari filosofi Jawa digugu dan ditiru, yang bermakna bahwa guru melalui media pembelajaran yang dibawakannya harus mampu menjadi teladan nyata bagi para siswa di Kabupaten Gresik.
Mengangkat tema besar Explore Your World, pameran ini menghadirkan keunikan tersendiri. Para guru tampil totalitas mengenakan busana khas dari berbagai belahan dunia sesuai subtema kelompoknya, mulai dari Kimono Jepang, Hanbok Korea, kostum Koboi Amerika, kostum ala Eropa, hingga pakaian khas Arab lengkap dengan Kufiya.
Ketua Panitia, Diana Ekowati, menambahkan bahwa setiap siswa dibekali katalog pameran untuk menjelajahi berbagai stan interaktif.
"Untuk menambah keseruan, setiap stan memberikan tantangan berhadiah suvenir menarik bagi siswa. Selain itu, menyongsong peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia pada awal Agustus ini, para siswa bersama pengurus OSIS diajak menginisiasi berbagai perlombaan guna mengisi kegiatan di sekolah," kata Diana.
Berdasarkan panduan resmi pameran, D-Gugu 3rd Edition menghadirkan lima stan kelompok rumpun mata pelajaran yang unik dan inovatif
- Stan Pertama (Kelompok Ashdiqoul Jannah): Mengusung nuansa Arab dengan filosofi "sahabat surga". Kelompok ini menghadirkan media pembelajaran dari rumpun Pendidikan Agama Islam, Kemuhammadiyahan, dan Bahasa Arab guna memperkuat nilai-nilai keislaman, memperluas wawasan, serta menumbuhkan akhlak mulia sebagai bekal dalam kehidupan.
-
Stan Kedua (Kelompok SOLVE - Social Observation, Learning, and Value Exploration): Mengusung nuansa Amerika. Kelompok ini menghadirkan media pembelajaran dari rumpun Geografi, Sosiologi, Ekonomi, dan Sejarah untuk mengajak siswa menjelajahi dinamika kehidupan sosial, memahami perkembangan ekonomi, serta menelusuri perjalanan sejarah dari berbagai belahan dunia.
-
Stan Ketiga (Kelompok MULTIVERS): Mengusung nuansa Inggris. Kelompok ini menyajikan media pembelajaran dari rumpun Bimbingan Konseling, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, serta Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan untuk membangun karakter yang kuat, menumbuhkan semangat kebangsaan, dan membiasakan pola hidup sehat.
-
Stan Keempat (Kelompok STEMATH - Science, Technology, and Mathematics): Mengusung nuansa Jepang sebagai negara yang dikenal akan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologinya. Kelompok ini menghadirkan media pembelajaran dari rumpun Fisika, Kimia, Biologi, dan Matematika yang dirancang untuk mengasah kemampuan berpikir logis, rasa ingin tahu, serta semangat berinovasi.
-
Stan Kelima (Kelompok VERSA - Verbal Skill Area): Mengusung nuansa Korea Selatan. Kelompok ini menyajikan media pembelajaran dari rumpun Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Jawa untuk mengasah keterampilan berbahasa, memperluas wawasan budaya, serta meningkatkan kemampuan berkomunikasi secara kreatif.
Pameran ini terbukti memberikan dampak positif bagi prestasi sekolah. Pada tahun 2025 lalu, karya inovasi ini berhasil mengantarkan sekolah meraih Juara 1 Festival Faqih Usman Muhammadiyah Gresik.
Melalui pendekatan inovatif ini, SMA Muhammadiyah 8 Cerme berhasil membuktikan kualitasnya sebagai salah satu sekolah swasta unggulan.
Dalam dua tahun terakhir, sekolah ini mencatatkan angka kelulusan siswa terbesar yang diterima di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) untuk wilayah Gresik Selatan, sekaligus terus berkomitmen mencetak generasi muda yang berakhlak mulia, berprestasi, dan berdaya saing tinggi. (Jar)
Editor : Hany AkasahSumber : Radar Gresik