RADAR GRESIK – Mengawali tahun ajaran baru 2026/2027, UPT SMP Negeri 20 Gresik menggelar Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah yang dikemas syarat makna, edukatif, dan penuh kegembiraan.
Kegiatan yang berlangsung selama lima hari ini tidak hanya berfokus pada pengenalan fisik lingkungan sekolah, namun juga menekankan pembentukan karakter unggul dan penanaman akhlak mulia bagi para siswa baru.
Sebelum pelaksanaan agenda MPLS dimulai, pihak sekolah terlebih dahulu menggelar sosialisasi khusus bersama para orang tua/wali murid.
Baca Juga: Dapat Apresiasi Ipda Purnomo, Dinsos Gresik Perkuat Layanan Shelter Cerme
Langkah ini diambil agar para orang tua turut mengenal ekosistem sekolah, memahami program pembelajaran, serta dapat bersinergi mendampingi tumbuh kembang anak didik selama menempuh pendidikan.
Kepala UPT SMPN 20 Gresik, Jumadi, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa esensi utama dari MPLS tahun ini adalah pembentukan karakter peserta didik di samping adaptasi lingkungan dan pertemanan baru.
Salah satu yang ditekankan adalah penanaman "7 Pembiasaan Anak Indonesia Hebat", yakni bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan makanan sehat dan bergizi (MBG), gemar membaca/literasi, bermasyarakat, serta tidur cepat.
Baca Juga: Ribuan Pagu SD Negeri di Gresik Masih Melompong, Dispendik Beberkan Evaluasi SPMB 2026/2027
"Di MPLS ini yang terpenting adalah pembentukan karakter. Kami ingin menumbuhkan persatuan, semangat belajar, serta akhlak mulia di kalangan generasi berprestasi. Melalui tujuh pembiasaan anak Indonesia hebat dan nilai-nilai keagamaan, kami berharap para siswa memiliki fondasi moral yang kokoh," ujar Jumadi, Rabu (15/7).
Momentum MPLS tahun ini terasa makin istimewa karena bertepatan dengan momen peringatan bulan Muharram 1448 H. Melalui tajuk Spiritual Growth and Self-Digital Wisdom, sekolah menggelar kegiatan bakti sosial keagamaan berupa santunan kepada 58 siswa.
Bantuan tersebut disalurkan kepada 38 siswa yatim/piatu kelas 8 dan 9, serta 20 siswa baru kelas 7. Dana santunan murni dihimpun secara sukarela dari jajaran guru dan staf sekolah.
Sementara itu, Ketua Pelaksana MPLS UPT SMPN 20 Gresik, Suliono, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan keagamaan dan kepedulian sosial ini dirancang sebagai sarana pembelajaran edukatif yang berkesan bagi para siswa.
"Kami ingin memberikan pengalaman belajar langsung bagi peserta didik. Diharapkan ketika mereka tumbuh mandiri kelak, mereka dapat terus mengamalkan kebiasaan berbagi dan peduli terhadap sesama," ungkap Suliono.
Suliono menambahkan, pelaksanaan MPLS di SMPN 20 Gresik juga melibatkan kolaborasi lintas sektoral untuk membekali siswa dengan wawasan kebangsaan dan perlindungan diri. Pihak sekolah menggandeng BNN/instansi terkait untuk memberikan sosialisasi bahaya Narkoba, Psikotropika, dan Zat Adiktif (NAZPA) serta pencegahan kenakalan remaja.
Baca Juga: Isi Kekosongan Jabatan Sentral, Pemkab Gresik Rencanakan Mutasi Pejabat Pada Agustus Mendatang
Selain itu, kolaborasi bersama jajaran Koramil dihadirkan untuk melatih Peraturan Baris Berbaris (PBB) dan kesiapsiagaan bencana guna membentuk kedisiplinan serta ketahanan fisik siswa.
Suasana MPLS juga berlangsung seru dan penuh keakraban. Seluruh peserta didik baru dibagi ke dalam sembilan gugus yang menggunakan nama-nama kerajaan di Nusantara. Setiap gugus tampil kompak menunjukkan identitas dan kekompakan lewat unjuk kreasi yel-yel.
Rangkaian agenda lima hari tersebut diisi dengan berbagai program menarik, mulai dari tur sekolah interaktif (Discovering Spendalugres), implementasi literasi dan numerasi digital, permainan outbound keakraban, pengenalan kegiatan ekstrakurikuler, hingga ditutup secara meriah melalui "Panggung Ekspresi Anak Indonesia Hebat" yang menampilkan bakat dan karya seni siswa.
Pelaksanaan MPLS yang ramah dan kondusif ini mendapat apresiasi positif dari para orang tua murid. Salah seorang wali murid mengaku bangga dan tenang memilih UPT SMPN 20 Gresik sebagai tempat belajar buah hatinya.
"Lokasi sekolah sangat dekat dari rumah dan suasananya tenang untuk belajar. Kami juga sangat bangga dengan kebersihan lingkungan sekolah yang asri serta prestasi-prestasi sekolah yang selalu aktif diperbarui dan bisa kami pantau melalui media sosial," ungkap salah satu orang tua siswa.
Melalui kemasan MPLS yang ramah, humanistis, dan terintegrasi ini, UPT SMPN 20 Gresik optimistis mampu mencetak generasi muda yang cerdas, berkarakter, serta siap mengukir prestasi di masa depan. (jar/han)
Editor : Hany AkasahSumber : Radar Gresik