Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Perkuat Pendidikan Vokasi, Cabdin dan Puluhan SMK Jalin Kerja Sama Strategis dengan Universitas Sunan Gresik

Riri Masfardian • Senin, 29 Juni 2026 | 20:02 WIB
Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Rektor USG bersama Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Gresik, MGMP KIK SMK. (Foto : Ist/Radar Gresik)
Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Rektor USG bersama Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Gresik, MGMP KIK SMK. (Foto : Ist/Radar Gresik)

RADAR GRESIK – Langkah nyata untuk mendongkrak mutu pendidikan vokasi di wilayah Kabupaten Gresik terus digulirkan. Universitas Sunan Gresik (USG) secara resmi menjalin kemitraan strategis yang ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) bersama Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Kreativitas, Inovasi, dan Kewirausahaan (KIK) SMK Kabupaten Gresik.

Prosesi penandatanganan ini dilangsungkan langsung di kampus Universitas Sunan Gresik pada Jumat (26/6/2026).

Sinergi lintas institusi ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan mendesak untuk meningkatkan kualitas pendidikan vokasi melalui kolaborasi berkelanjutan antara perguruan tinggi, pemerintah, dan sekolah menengah kejuruan.

Baca Juga: Diwarnai Pakaian Adat Nusantara, Rutan Gresik Peringati Harganas ke-33

Pada kesempatan yang sama, USG juga memperluas jaringannya melalui penandatanganan kerja sama dengan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Gresik serta 4 SMK Negeri dan 23 SMK Swasta se-Kabupaten Gresik.

Rektor Universitas Sunan Gresik, Dr. Abdul Muhith, S.Kep.Ns., M.Tr.Kep., menegaskan bahwa penandatanganan kesepahaman ini merupakan bentuk komitmen konkret dari USG untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan di daerah. Pihaknya meyakini kemajuan dunia pendidikan tidak dapat dicapai secara sepihak, melainkan harus ditopang melalui gotong royong terstruktur.

"Kerja sama strategis ini merupakan komitmen Universitas Sunan Gresik dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Gresik. Kami meyakini bahwa kemajuan pendidikan tidak dapat dicapai oleh satu pihak saja, melainkan melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, sekolah, pemerintah, dan dunia usaha. Melalui sinergi ini, USG siap menjadi mitra strategis dalam pengembangan kompetensi guru maupun peserta didik, khususnya di bidang kreativitas, inovasi, dan kewirausahaan," ujar Dr. Abdul Muhith.

Baca Juga: Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Wehasta dan PT Freeport Indonesia Ajak Masyarakat Jadi Solusi Atasi Sampah

Ia menambahkan bahwa USG sebelumnya telah aktif membangun jejaring kemitraan serupa dengan berbagai sekolah menengah, baik SMA, SMK, maupun MA di berbagai wilayah. Kolaborasi tersebut mencakup aspek penguatan pendidikan, pelatihan kompetensi guru, pendampingan siswa, hingga program pengabdian kepada masyarakat.

Langkah penandatanganan MoU bersama MGMP KIK Kabupaten Gresik kali ini diproyeksikan sebagai instrumen taktis untuk memperluas cakupan kolaborasi agar kemanfaatannya bisa dirasakan secara masif oleh puluhan sekolah mitra.

Sebagai bentuk tindak lanjut yang nyata, pihak kampus memastikan bahwa payung hukum kerja sama ini akan langsung diimplementasikan dalam program kerja konkret jangka panjang.

Baca Juga: RUU Kawasan Industri Jadi Kunci Akselerasi Investasi, Nila Yani Dorong Pengesahan Aturan Khusus Ekonomi Nasional

Beberapa agenda siap dijalankan, di antaranya meliputi pelaksanaan pelatihan dan pendampingan guru secara berkala, kuliah pakar, lokakarya, program penguatan pembelajaran berbasis kreativitas dan kewirausahaan, serta pembinaan intensif bagi para peserta didik.

Tidak hanya fokus pada penguatan internal sekolah, Universitas Sunan Gresik juga memberikan kesempatan istimewa berupa alokasi kuota beasiswa bagi siswa-siswi dari sekolah mitra untuk melanjutkan jenjang pendidikan tinggi di USG. Kebijakan ini diambil sebagai langkah nyata untuk merespons minimnya angka lulusan sekolah kejuruan yang melanjutkan studi ke universitas.

"Hal ini menjadi sangat penting mengingat berdasarkan data, baru sekitar 14 persen lulusan SMK yang melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, sehingga masih terdapat peluang yang sangat besar untuk meningkatkan angka partisipasi pendidikan tinggi. Kami berharap kerja sama ini dapat membuka akses pendidikan yang lebih luas dan melahirkan generasi yang unggul, inovatif, dan berdaya saing," jelas Dr. Abdul Muhith.

Baca Juga: Pemerintah Resmi Rilis Identitas Visual HUT ke-81 RI, Berikut Link Download Logo Resmi dan Pedoman Panduan Teknisnya

Sebagai implementasi awal dari ikatan kemitraan ini, kegiatan langsung dirangkaikan dengan Workshop Peningkatan Kompetensi Guru KIK. Mengusung tajuk "Preneur Teacher Accelerator 2026: Mengintegrasikan Business Model Canvas dan Digital Marketing dalam Pembelajaran di SMK", pelatihan ini diikuti secara antusias oleh perwakilan guru kejuruan dari berbagai wilayah di Kabupaten Gresik.

Agenda strategis ini turut dihadiri dan disaksikan langsung oleh Kasi SMK Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Gresik, Dian Oktaviana, S.Pd., M.Pd. Kehadiran pihak dinas menjadi bentuk legitimasi dan dukungan penuh dari pemerintah provinsi terhadap penguatan kemitraan pendidikan vokasi di daerah demi meningkatkan mutu lulusan agar siap diserap pasar kerja.

"Kami dari Cabang Dinas Pendidikan sangat mendukung dan mengapresiasi kemitraan multi-pihak ini. Kolaborasi inklusif antara perguruan tinggi dan SMK ini adalah langkah strategis yang sangat diperlukan untuk mempercepat peningkatan mutu sekolah. Kami berharap sinergi ini melahirkan program-program aplikatif yang mampu memperkuat jiwa kewirausahaan siswa serta meningkatkan kompetensi para guru, sehingga dunia pendidikan kita berjalan selaras dengan kebutuhan industri," tegas Dian Oktaviana.

Baca Juga: Freeport Indonesia Perkuat Konservasi Pesisir dan Pengelolaan Sampah Berbasis Ekonomi Sirkular

Cakupan ruang lingkup kerja sama yang disepakati oleh seluruh pihak terbilang sangat luas guna menunjang pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang berdampak langsung ke masyarakat. Poin-poin kesepakatan tersebut meliputi program magang atau praktik kerja lewat skema Kampus Berdampak, asistensi mengajar di satuan pendidikan, pelaksanaan penelitian atau riset bersama untuk pembuatan produk prototipe, serta pengembangan sistem.

Selain itu, kolaborasi juga menyasar pada kegiatan wirausaha, proyek kemanusiaan, penerbitan berkala ilmiah, pemagangan, penyelenggaraan seminar atau konferensi ilmiah, pengabdian kepada masyarakat, pelatihan kompetensi, hingga optimalisasi jalur penyaluran kelulusan siswa ke dunia industri.

Ketua MGMP KIK SMK Kabupaten Gresik, Muhamad Yudi, S.Pd., Gr., M.Pd., selaku inisiator sekaligus penandatangan dari pihak asosiasi guru mengungkapkan bahwa kerja sama ini menjadi fondasi awal yang kokoh untuk meningkatkan mutu guru dan mengoptimalkan ekosistem kewirausahaan di SMK.

Baca Juga: Lindungi Pekerja Perempuan, Dinas KBPPPA Gresik Dorong Pembentukan RP3 di Setiap Perusahaan

"Penandatanganan tersebut merupakan bagian dari rangkaian kerja sama Universitas Sunan Gresik dengan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Gresik, serta 4 SMK Negeri dan 23 SMK Swasta di Kabupaten Gresik sebagai wujud komitmen bersama dalam memperkuat pendidikan vokasi dan meningkatkan mutu sumber daya manusia di Kabupaten Gresik," tutur Muhamad Yudi.

Dalam seremonial penandatanganan dokumen resmi tersebut, berkas kesepahaman ditandatangani oleh Rektor USG Dr. Abdul Muhith dan Ketua MGMP KIK Muhamad Yudi.

Sementara untuk jajaran lembaga sekolah mitra, dokumen diwakili oleh Kepala SMK Negeri 1 Sidayu sebagai representasi SMK Negeri dan Kepala SMK Muhammadiyah 1 Gresik selaku perwakilan resmi dari jajaran SMK Swasta di Kabupaten Gresik. (rir/han) 

Editor : Hany Akasah
#cabang dinas pendidikan #usg #gresik #mou #pendidikan