Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Transformasi Nyata Siswa Sekolah Rakyat Gresik, Bukti Pendidikan Tepat Sasaran Bisa Putus Kemiskinan

Fajar Yuliyanto • Rabu, 24 Juni 2026 | 04:20 WIB
PENAMPILAN : Para siswa Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 37 Gresik penampilan kreativitasnya siswa. (Foto : Radar Gresik)
PENAMPILAN : Para siswa Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 37 Gresik penampilan kreativitasnya siswa. (Foto : Radar Gresik)

RADAR GRESIK – Suasana bangga sekaligus haru menyelimuti kegiatan Open House, Workshop Parenting, dan Penerimaan Hasil Belajar Semester Genap Tahun Pelajaran 2025/2026 yang digelar Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 37 Gresik.

Agenda ini menjadi ajang pembuktian nyata bahwa program Sekolah Rakyat bentukan pemerintah berhasil mendongkrak mental dan memutus rantai kemiskinan anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Kepala SRMA 37 Gresik, Rangga Pratama Wahyudiarta, menjelaskan bahwa kegiatan Open House sengaja dikemas sebagai sarana untuk memperkenalkan program pendidikan khusus ini kepada khalayak luas. Sekaligus, memperlihatkan capaian pembelajaran dan kreativitas para siswa kepada masyarakat.

Baca Juga: Ortu Masih Berat Lepas Anak Berasrama, Rekrutmen Siswa SD Sekolah Rakyat di Gresik Diperpanjang

“Ini menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antara pihak sekolah dan orang tua sebagai mitra utama dalam mendukung keberhasilan pendidikan peserta didik,” kata Rangga, Selasa (23/6/2026).

Hadir dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Gresik, dr. Ummi Khoiroh. Ia mengajak para orang tua untuk lebih aktif dalam mendampingi anak-anak mereka, terutama di tengah hantaman tantangan era digital.

Menurut dr. Ummi, peran keluarga adalah pilar paling krusial dalam mendukung perkembangan akademik, sosial, dan emosional anak agar mampu tumbuh menjadi generasi yang tangguh serta berkarakter.

Baca Juga: MPR Kian Open Minded, Prof Yasonna  Ajak Evaluasi Demokrasi dan Perkuat Kedaulatan Rakyat

Cerita menyentuh datang dari Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial Dinsos Gresik, Choirul Arif. Ia mengaku tak kuasa menahan rasa haru saat menyaksikan perubahan drastis yang dialami para siswa asuhannya selama satu tahun terakhir ini.

“Saya masih ingat betul ketika mereka pertama kali masuk sekolah setahun yang lalu. Banyak anak yang minder, bahkan belum berani menatap wajah kita saat berbicara. Dari segi fisik pun memprihatinkan karena kebutuhan gizinya belum terpenuhi dengan baik. Namun lihat hari ini, mereka sangat percaya diri tampil di depan umum, tubuhnya jauh lebih sehat dan segar, bahkan mampu menghasilkan karya yang tidak kalah dengan sekolah reguler,” ungkap Choirul penuh emosional.

Lebih dari sekadar perubahan mental dan fisik, Choirul membeberkan bahwa sejumlah siswa SRMA 37 Gresik terbukti mampu bersaing di luar asrama dengan sukses menorehkan berbagai prestasi membanggakan, baik di tingkat kabupaten maupun tingkat provinsi.

Baca Juga: Sabet Predikat Terbaik Se-Jatim, Komitmen Perlindungan Anak dan Perempuan Pemkab Gresik Dipuji Menteri PPPA

Rangkaian acara Open House tersebut ditutup dengan pengumuman juara kelas sebagai bentuk apresiasi atas prestasi, kedisiplinan, dan kerja keras siswa selama satu semester berjalan. Penghargaan ini diharapkan mampu memacu semangat belajar siswa untuk terus melejitkan potensinya.

Setelah itu, agenda diakhiri dengan pembagian rapor oleh wali kelas masing-masing guna membuka ruang komunikasi dua arah dengan wali murid terkait evaluasi dan langkah pendampingan pada semester berikutnya.

Choirul menegaskan, keberhasilan transformasi para siswa ini menjadi bukti empiris bahwa program Sekolah Rakyat yang mewajibkan siswanya tinggal di asrama ini telah berjalan di jalur yang tepat.

Baca Juga: Ortu Masih Berat Lepas Anak Berasrama, Rekrutmen Siswa SD Sekolah Rakyat di Gresik Diperpanjang

“Ini membuktikan bahwa program Sekolah Rakyat benar-benar memuliakan wong cilik dan merangkul mereka yang selama ini kurang terlihat oleh sistem. Harapan besar kami, melalui pendidikan berasrama yang terjamin ini, program ini menjadi jalan utama untuk memutus rantai kemiskinan struktural di Kabupaten Gresik,” pungkasnya. (jar/han) 

Editor : Hany Akasah
#Sekolah Rakyat #gresik #dinsos #open house #srma