RADAR GRESIK — Konferensi Pimpinan Anak Cabang (PAC) Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik, sukses digelar.
Selain menjadi forum regenerasi kepemimpinan, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk konsolidasi dan penguatan komitmen para pendidik NU dalam mendongkrak mutu pendidikan di wilayah utara Gresik tersebut.
Konferensi yang berjalan penuh kebersamaan ini dihadiri oleh berbagai elemen strategis. Mulai dari jajaran Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Ujungpangkah, tokoh pendidikan LP Ma’arif NU, Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah (KKMI), perwakilan Muslimat NU (pengelola Kober, TK, dan RA), hingga perwakilan Pengurus Wilayah (PW) Ma’arif NU Jawa Timur.
Baca Juga: Pemerintah Percepat Perluasan KEK Gresik, Siap Tampung Gelombang Investasi Baru
Ketua PC Pergunu Gresik, Syamsul Anam, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas kelancaran acara ini. Menurutnya, kehadiran seluruh komponen menunjukkan solidnya sinergi pendidikan berbasis NU di Ujungpangkah.
“Konferensi PAC Pergunu Ujungpangkah berjalan lancar dan sukses. Semua komponen pendidikan berbasis NU hadir, mulai dari MWCNU yang diwakili KH Mahrus Munir, KH Hakim Nasikh, Ustadz Fathur mewakili Tanfidziyah, Ketua LP Ma’arif NU, Ketua KKMI, perwakilan Muslimat, hingga utusan PW Ma’arif NU Dr Ali Yusuf,” ungkap Syamsul, Jumat (12/6/2026).
Dalam pengarahannya, Syamsul Anam menekankan pentingnya adaptasi bagi para pendidik. Ia membeberkan tiga modal utama (framework) yang wajib dikuasai oleh guru NU agar sukses menghadapi tantangan zaman.
Baca Juga: PII Gresik Dorong Hilirisasi Industri Harus Diimbangi Investasi Lingkungan
Mulai dari mindset (Pola pikir yang adaptif dan visioner), skillset (Keterampilan mengajar yang terus diperbarui), dan toolset (Penguasaan alat dan instrumen pendukung pembelajaran modern).
“Karena itu, guru harus terus belajar dan belajar agar mampu beradaptasi dengan perkembangan dunia pendidikan yang semakin dinamis,” tegasnya.
Ketua Panitia Konferensi, Ahmad Halim, mengakui bahwa sokongan penuh dari LP Ma’arif NU menjadi suntikan energi yang luar biasa bagi pengurus. Senada dengan panitia, pihak MWCNU Ujungpangkah juga berpesan agar para guru NU terus mengasah kompetensi demi menjawab tantangan era baru pendidikan.
Baca Juga: Hasil Piala Dunia 2026: Amerika Serikat Pesta Gol ke Gawang Paraguay, Kanada Ditahan Imbang Bosnia
Sebagai puncak acara, forum musyawarah tertinggi di tingkat kecamatan tersebut membuahkan keputusan penting terkait nakhoda organisasi ke depan. Ahmad Zam Zami kembali dipercaya untuk memimpin PAC Pergunu Ujungpangkah setelah terpilih secara aklamasi untuk masa khidmat 2026-2031.
Dengan terpilihnya kembali Ahmad Zam Zami, PAC Pergunu Ujungpangkah optimistis dapat melanjutkan program-program strategis sebelumnya, sekaligus memperkuat peran organisasi sebagai wadah profesionalisme guru NU guna mencetak generasi yang unggul dan berkarakter. (jar/han)
Editor : Hany Akasah