RADAR GRESIK - SD NU Nurul Ishlah menggelar acara pelepasan 77 siswa kelas enam secara khidmat pada Kamis (11/06) di ballroom Horison Hotel Gresik.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala SD NU Nurul Ishlah, Imamatul Falikhah, M.Pd., menyampaikan bahwa siswa kelas 6 dinyatakan lulus 100 persen.
“Pesan bu guru jaga sholat kalian, jaga hafalan kalian semoga kelak kalian menjadi manusia Anfauhumlinnas." Ucap Imamatul.
Momen istimewa ini sekaligus menjadi ajang peresmian Madrasah Diniyah (Madin) Nurul Ishlah.
Dalam sambutannya, Ketua Yayasan Masjid Nurul Ishlah, Drs. H. Ahmad Munif, M.Si., menekankan bahwa kelulusan bukanlah titik akhir, melainkan bagian dari pendidikan seumur hidup.
Beliau juga mendorong para guru untuk terus berinovasi dan mengajak para wisudawan melanjutkan pendidikan di Madin Nurul Ishlah yang menerapkan konsep belajar menyenangkan berbasis dua bahasa. Program ini hadir sebagai filter moral di era digital agar anak-anak tumbuh menjadi generasi mandiri.
"Jadi sekali lagi kami tekankan, pada saat inilah Madrasah Diniyah Nurul Ishlah secara resmi dibuka untuk Ananda semuanya. Semoga anak-anak bisa menjadi obor pelita yang nantinya menyuluh kepada seluruh teman-teman mereka untuk menjunjung harapan, sesuai dengan harapan bangsa dan tanah air yang selalu menunggu uluran tangan Ananda di masa depan," pesan Drs. H. Ahmad Munif, M.Si.
Apresiasi tinggi juga datang dari Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik Dr. H. S. Hariyanto, S.Pd., M.M yang memuji capaian 240 prestasi dan peningkatan jumlah siswa di SDNU Nurul Islam.
"Jangan lelah memperkuat karakter, etika, dan nilai spiritual anak agar mereka memiliki bekal berharga untuk menghadapi masa depan." ujar Hariyanto.
Suasana haru menyelimuti acara ketika perwakilan wali murid, Ainun Naim juga menyampaikan rasa terima kasih mendalam atas dedikasi para guru selama enam tahun membimbing siswa. Ia memberikan motivasi kepada para lulusan untuk senantiasa berani bermimpi besar.
“Setiap mimpi yang besar itu dimulai dari seorang pemimpi,” ucap Ainun Naim.
Senada dengan hal tersebut, perwakilan siswa kelas 6, Aisyah Kairina Salma Diana, menyampaikan pidato perpisahan yang menyentuh. Ia memohon maaf atas segala kesalahan dan memohon doa restu dari para guru serta orang tua agar para siswa dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi untuk menjadi generasi emas Indonesia yang berilmu dan berakhlakul karimah.
Perayaan ini juga menjadi ajang peluncuran karya literasi siswa berupa buku bertajuk Jejak Kata Para Petualang Cilik. Keberhasilan buku ini merupakan hasil kolaborasi dari sejumlah siswa berbakat.
Para penulis yang berkontribusi dalam buku ini terdiri dari lulusan tahun ajaran 2024/2025 yaitu Aisy Zhafirah, Ahmad Wildan Afif, Farah Salsabila Lazuardy, Muhamad Zahid Hafidz, dan Aqilla Zahra Alya Nabila.
Selain itu, terdapat kontribusi dari lulusan tahun ajaran 2023/2024 yang meliputi Puspa Aisyah Prima, Muhammad Malvin Naja, dan Rifqatun Nurul Afiqoh.
Baca Juga: Drama Kelahiran Nabi Muhammad Semarakkan Peringatan Maulid di SD NU Nurul Ishlah Randuagung Gresik
Para penulis lainnya berasal dari jenjang kelas yang sedang aktif, yakni Cordelia Khansa Nur Amalina (kelas 6C), Aisha Qaireena Salmadiena (kelas 6C), Aufa Kabsya Abidah (kelas 6B), Keisha Nabila Azzahra (kelas 3B), Roudlatul Jannah Al Mubarokah (kelas 6B), Azka Zakiatushofa (kelas 4C), serta Reva Lina Azzahra (kelas 4A).
Selain para penulis tersebut, karya ini juga dipercantik melalui sentuhan ilustrasi dari para siswa muda berbakat, yaitu Tiara Basithul Azizah (kelas 6B), M. Yusuf Dzakir Khafadi (kelas 5B), dan Janeva Lingga Kyera Luhaisha (kelas 5A).
Berdasarkan Surat Keputusan Kepala SD NU Nurul Ishlah Nomor 400.3.11/101/437.53.2.29/2026, telah ditetapkan wisuda tahfidz bagi 44 siswa dengan capaian hafalan hingga 5 juz dan juz 30 yang lulus program tahfid tahun pelajaran 2025/2026.
Adapun tiga Besar Siswa Terbaik Program Tahfidz yaitu Aufa Kabsya Abidah, Khansa Ardisya Khaerani, dan Roudlatul Jannah Al Mubarokah. (nov/han)
Editor : Hany Akasah