Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Perebutan Kursi SMP Negeri di Gresik Memanas, 13 Ribu Calon Siswa Serbu SPMB Tahap Pertama

Fajar Yuliyanto • Kamis, 11 Juni 2026 | 08:39 WIB
Para siswa saat melakukan tes di sekolah. (Fajar/Radar Gresik)
Para siswa saat melakukan tes di sekolah. (Fajar/Radar Gresik)

RADAR GRESIK – Persaingan memperebutkan kursi di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) se-Kabupaten Gresik berlangsung sangat ketat.

Proses pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 untuk gelombang pertama yang melingkupi jalur afirmasi, jalur mutasi, dan jalur domisili resmi ditutup pada Rabu, 10 Juni 2026. Kini, ribuan wali murid sedang berdebar menunggu hasil seleksi ketat tersebut.

Kepala Seksi (Kasi) Kelembagaan SMP Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Gresik, Budi Prastya, membenarkan bahwa masa pendaftaran tiga jalur utama pada tahap awal ini telah berakhir. Saat ini sistem sedang melakukan validasi final sebelum hasil kelulusan diumumkan secara terbuka ke publik.

Baca Juga: Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Sinergitas TNI-Polri di Gresik Gelar Aksi Donor Darah Massal

“Iya untuk tahap pertama SPMB tingkat SMP di jalur afirmasi, jalur mutasi, dan jalur domisili sudah ditutup untuk pendaftaran, namun pengumuman besok, Kamis, 11 Juni 2026,” ujar Budi Prastya saat memberikan keterangan resmi di kantornya, Rabu (10/6/2026).

Budi membeberkan, total ada 34 SMP Negeri di seluruh wilayah Kabupaten Gresik yang serentak membuka keran pendaftaran pada pelaksanaan SPMB tahun ini.

Tingginya animo dan ekspektasi masyarakat Gresik untuk menyekolahkan anak-anak mereka di lembaga pendidikan pelat merah terlihat jelas dari membeludaknya angka statistik di sistem, di mana jumlah pendaftar tercatat menembus angka 13.097 calon peserta didik.

Baca Juga: Borong Empat Penghargaan Olimpiade PAI Jatim, SD YIMI FDS Gresik Buktikan Mutu Sekolah Piloting PAIS Berkarakter

Berdasarkan rincian data data yang masuk ke dapur Dispendik Gresik, jalur domisili atau zonasi jarak rumah masih menjadi primadona utama dengan diserbu oleh 9.051 siswa.

Sementara itu, posisi kedua ditempati oleh jalur afirmasi yang mengakomodasi siswa dari keluarga kurang mampu dan anak yatim piatu dengan jumlah 3.844 pendaftar. Adapun untuk jalur mutasi atau perpindahan tugas orang tua, tercatat diikuti oleh 202 siswa.

Mengingat daya tampung pagu di 34 SMP Negeri di Gresik terbatas, dipastikan akan ada ribuan calon siswa yang tereliminasi pada pengumuman besok. Menghadapi realitas tersebut, Budi Prastya mengimbau keras kepada para orang tua dan calon peserta didik yang belum berhasil lolos pada tahap pertama agar tidak berkecil hati apalagi patah semangat.

Baca Juga: Bekali Kemandirian Pascabebas, Warga Binaan Perempuan Rutan Gresik Dilatih Bikin Bolen Pisang

Pihak Dispendik Gresik menegaskan bahwa peluang untuk masuk ke sekolah negeri masih terbuka lebar karena pemerintah daerah telah menyiapkan skema seleksi lanjutan pada gelombang berikutnya.

“Kami menghimbau kepada seluruh peserta didik yang belum diterima pada tahap pertama agar tetap semangat. Masih ada kesempatan pada tahap kedua melalui jalur prestasi, baik Prestasi TKA, Akademik, Non Akademik maupun Tahfidz Quran. Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik berharap seluruh proses SPMB dapat berjalan lancar, transparan, dan memberikan kesempatan yang adil bagi seluruh calon peserta didik untuk memperoleh akses pendidikan di sekolah yang diinginkan,” pungkas Budi secara mendetail. (jar/han) 

Editor : Hany Akasah
#gresik #spmb #SMP #pendidikan #Pendaftar