Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Dongkrak Mutu Pendidikan, Kemenag Gresik Pastikan Deretan Madrasah Dapat Bantuan Gedung Baru via PHTC

Fajar Yuliyanto • Senin, 18 Mei 2026 | 19:54 WIB
SURVEI : Perwakilan Kemenag Gresik saat terjun ke lapangan di MI Alkarimi, Tebuwung, Dukun, Gresik, terkait rencana realisasi bantuan gedung baru. (Fajar/Radar Gresik)
SURVEI : Perwakilan Kemenag Gresik saat terjun ke lapangan di MI Alkarimi, Tebuwung, Dukun, Gresik, terkait rencana realisasi bantuan gedung baru. (Fajar/Radar Gresik)

RADAR GRESIK – Pemerataan kualitas dan fasilitas pendidikan madrasah, baik di wilayah daratan maupun kawasan kepulauan Bawean, terus menjadi prioritas utama Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Gresik.

Melalui skema Bantuan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC), Kemenag Gresik memastikan sejumlah lembaga madrasah akan segera mendapatkan pasokan gedung baru yang representatif demi menunjang kenyamanan kegiatan belajar mengajar.

Sistem penyaluran program strategis nasional ini tergolong istimewa. Bantuan tidak diturunkan dalam bentuk dana tunai gelondongan kepada pihak sekolah, melainkan dieksekusi langsung dalam bentuk pengerjaan fisik bangunan oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

Baca Juga: Akomodasi Industri Kendaraan Listrik PT BIP, DPRD Gresik Segera Sosialisasikan Ranperda RTRW

Melalui mekanisme top-down ini, proses pembangunan infrastruktur pendidikan diharapkan dapat berjalan jauh lebih efektif, transparan, tepat sasaran, dan sesuai dengan standar teknis nasional.

Sebagai langkah konkret pasca-penunjukan, Kemenag Gresik melalui seksi Pendidikan Madrasah (Pendma) maraton menerjunkan tim untuk melakukan survei validasi lapangan ke sejumlah madrasah calon penerima bantuan. Salah satu titik peninjauan terkini menyasar MI Alkarimi di Desa Tebuwung, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik.

Kasi Pendma Kemenag Gresik, Masfufah, menegaskan bahwa kucuran stimulus infrastruktur PHTC ini wajib dijadikan batu loncatan bagi setiap manajemen madrasah untuk menggenjot mutu akademis dan daya saing siswa di level nasional.

Baca Juga: Gencarkan Tertib Adminduk, Disdukcapil Gresik Sukses Layani Ratusan Warga Selama Libur Nasional

“Kehadiran gedung baru hasil bantuan kementerian ini nantinya harus berbanding lurus dengan peningkatan status akreditasi lembaga. Pihak madrasah juga wajib berkomitmen menjaga pemeliharaan sarana prasarana ini secara berkala demi keberlanjutan pendidikan generasi mendatang,” tegas Masfufah.

Lebih lanjut, Masfufah menekankan pentingnya sinergi pengawasan kolektif antara pihak kementerian, sekolah, dan komite agar implementasi proyek fisik ini tidak melenceng dari rencana awal.

Berdasarkan data pemetaan berkas aduan dan kelayakan, Kemenag Gresik melansir daftar sejumlah madrasah yang telah rampung disurvei dan diusulkan secara resmi untuk mendapatkan peremajaan gedung baru. 

Baca Juga: Pastikan Anggaran Aman, Pemkab Gresik Tegaskan Tidak Ada Pengurangan PPPK

Madrasah tersebut ialah MTs Miftahul Ulum Kareteng, Kecamatan Sangkapura, MINU 24 Darussalam Kumalasa, Kecamatan Sangkapura, MINU 32 Sumberlanas, Kepulauan Bawean, MA Mambaul Falah, Kepulauan Bawean, MI NU 34 Asyik Mukri, Kepulauan Bawean, MTs Miftahul Ulum, Kecamatan Tambak, MA Miftahul Ulum, Kecamatan Tambak, MINU 42 Mambaul Ulum, Kecamatan Tambak, MTs Ruhul Amin dan MTs Pengber, MINU 38 Miftahul Huda Kepuhteluk, Kecamatan Tambak, dan MI Alkarimi Tebuwung, Kecamatan Dukun.

Melalui lompatan program PHTC yang masif ini, Kemenag Gresik optimistis era baru digitalisasi dan kelayakan sarana pendidikan di madrasah pinggiran dapat segera sejajar dengan sekolah perkotaan.

"Kami berharap intervensi fisik dari Kementerian PU ini mampu memicu lahirnya madrasah yang semakin unggul, mandiri, berprestasi, serta memiliki fasilitas belajar yang layak untuk mencetak generasi emas," pungkasnya. (jar/han) 

Editor : Hany Akasah
#pendma #gresik #Kemenag #Revitalisasi #BAWEAN