RADAR GRESIK – Antusiasme calon pendakwah cilik di Kabupaten Gresik mulai memuncak. Menjelang hari pelaksanaan lomba, panitia Audisi Dai Cilik menggelar Technical Meeting (TM) secara daring melalui Google Meet pada Rabu (11/2) sore.
Pertemuan virtual ini diikuti oleh puluhan peserta beserta orang tua atau wali murid guna menyamakan persepsi terkait regulasi teknis saat di atas panggung nanti.
Jadwal dan Lokasi Audisi Audisi akan dibagi menjadi dua sesi di lokasi berbeda untuk mengakomodasi jumlah peserta yang membeludak.
- Sesi I: Jumat, 13 Februari 2026 di Area Event Lantai 1 Gressmall Gresik (Pukul 09.00 - 22.00 WIB).
- Sesi II: Sabtu, 14 Februari 2026 di Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik (Pukul 07.00 - 19.30 WIB).
Durasi 5 Menit dan 4 Kriteria Penilaian Dalam pemaparannya, panitia menegaskan bahwa setiap "Dai Cilik" hanya memiliki waktu sekitar 3 hingga 5 menit untuk menyampaikan materi ceramah terbaiknya.
Penampilan peserta juga menjadi poin penting, di mana busana muslim yang rapi dan sopan menjadi kewajiban.
Adapun indikator penilaian yang akan menjadi penentu kelolosan meliputi:
- Penguasaan Materi (40%) – Kedalaman materi yang dibawakan.
- Public Speaking (30%) – Kelancaran dan artikulasi bicara.
- Penampilan (20%) – Kerapian dan gaya panggung.
- Ketepatan Durasi (10%) – Kedisiplinan waktu saat tampil.
Berebut Tiket ke Alun-Alun Gresik Pertemuan tersebut juga diwarnai sesi tanya jawab interaktif. Orang tua peserta banyak menggali informasi mengenai teknis pengeras suara hingga detail kriteria penjurian.
Dari babak audisi ini, panitia hanya akan menyaring 24 peserta dengan nilai tertinggi. Mereka yang lolos berhak memegang tiket menuju babak semifinal yang direncanakan berlangsung meriah di jantung kota, yakni Alun-alun Gresik.
“Kami berharap melalui kegiatan ini muncul bibit-bibit dai baru yang cerdas dan mampu berdakwah dengan sejuk sejak usia dini,” ungkap salah satu panitia di akhir sesi TM. (Iza/han)
Editor : Hany Akasah