Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Menyongsong 2026, Semen Indonesia Foundation (SIF) Percepat Rebranding SIG dan Persiapkan Fakultas Kedokteran

Novia Andriyani • Rabu, 31 Desember 2025 | 10:46 WIB
Dari kiri ke Kanan : Bendahara SIF Hanny Kusumohadiati, SE, Ketua SIF Dr. Effnu Subiyanto, S.T., MBA, dan Sekretaris Pengurus SIF Agus Kuntoro, S.T.
Dari kiri ke Kanan : Bendahara SIF Hanny Kusumohadiati, SE, Ketua SIF Dr. Effnu Subiyanto, S.T., MBA, dan Sekretaris Pengurus SIF Agus Kuntoro, S.T.

RADAR GRESIK - Menutup tahun 2025, Semen Indonesia Foundation (SIF) mencatatkan berbagai pencapaian krusial yang mempertegas perannya dalam dunia pendidikan dan kesehatan di Indonesia.

Salah satu tonggak sejarah paling membanggakan di tahun ini adalah inisiasi pembangunan Sekolah Dasar Islam yang bekerja sama dengan institusi ternama, Al Azhar. Hingga penghujung tahun, progres fisik dan perizinan proyek tersebut telah melampaui angka 80 persen yang menandakan kesiapan SIF dalam menghadirkan layanan pendidikan dasar berkualitas tinggi yang memadukan nilai religi dan keunggulan akademik.

Selain ekspansi di level pendidikan dasar, SIF juga menunjukkan taringnya di jenjang pendidikan tinggi dengan menginisiasi pendirian Fakultas Kedokteran di Universitas Internasional Semen Indonesia (UISI).

Langkah strategis ini berjalan beriringan dengan transformasi besar-besaran identitas lembaga. SIF secara resmi mulai melakukan rebranding seluruh satuan pendidikannya, beralih dari label "Semen Gresik" menjadi "SIG".

Dr. Effnu Subiyanto, S.T., MBA selaku Ketua Yayasan SIF, menjelaskan bahwa perubahan ini merupakan bentuk adaptasi terhadap posisi perusahaan induk yang telah mengglobal.

"Kita melakukan transformasi brand Semen Gresik di satuan pendidikan menjadi SIG. Jadi bukan Semen Gresik lagi, karena Semen Gresik sudah mengglobal menjadi SIG Group. Itu adalah salah satu dari tiga prestasi utama kami di tahun 2025," ungkap Effnu saat memaparkan capaian yayasan.

Meski meraih berbagai kesuksesan, tahun 2025 juga menghadirkan tantangan besar berupa kompetisi ketat dengan institusi pendidikan negeri. SIF menyadari posisi kompetitif yang berat mengingat sekolah dan kampus negeri didukung penuh oleh pendanaan negara, sementara SIF mengandalkan kemandirian finansial.

Menghadapi hal tersebut, SIF menerapkan strategi peningkatan kualitas dan penajaman keunikan di setiap satuan pendidikan agar tetap menjadi pilihan utama masyarakat.

"Tersulitnya adalah kompetisi karena kita berkompetisi dengan institusi negeri yang mendapat funding dari negara, sementara kita mandiri. Bagaimana mengatasinya? Kita tingkatkan kualitas dan keunikan. Seperti SMK kita yang mempunyai keunikan lulusannya hampir seratus persen langsung terserap di industri, alias zero pengangguran," tegas Effnu menambah penjelasan mengenai strategi promosi yang intensif.

Memasuki rencana tahun 2026, Semen Indonesia Foundation telah menetapkan target yang ambisius namun terukur. Fokus utama akan diarahkan pada peningkatan kualitas pelayanan Rumah Sakit Semen Gresik yang kini telah berstatus kelas B tingkat paripurna dengan kapasitas mencapai 170 tempat tidur.

Bagi SIF, menjadikan rumah sakit ini sebagai basis Fakultas Kedokteran bukan sekadar pemenuhan syarat administratif, melainkan sebuah visi besar untuk masa depan.

Effnu menekankan bahwa pendirian Fakultas Kedokteran adalah tugas utama yayasan untuk menciptakan sebuah warisan.

"Pendirian Fakultas Kedokteran itu menjadi mandatory. Sangat sayang jika pengetahuan kesehatan di rumah sakit kita tidak disaintifikkan di dunia pendidikan tinggi. Ini adalah upaya kami membuat 'legacy', mengubah kekayaan empirik menjadi kekayaan saintifik untuk generasi mendatang," pungkas Effnu menutup paparan rencana strategis 2026. (nov/han)

Editor : Hany Akasah
#semen indonesia #semen gresik #uisi #SIG #effnu subiyanto #sif #fakultas kedokteran #pendidikan