RADAR GRESIK - Program Jaketku (Jejak Kejar Paket Tuntaskan Putus Sekolah) yang diinisiasi oleh Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Gresik terbukti efektif menekan angka putus sekolah. Program pendidikan gratis ini menjadi harapan baru bagi warga Gresik yang ingin menuntaskan pendidikannya.
Salah satu peserta yang berhasil memanfaatkan program ini adalah Diajeng Nur Fitriyah (22), warga Yosowilangun, Kecamatan Manyar. Setelah sempat putus sekolah, Diajeng telah menuntaskan pendidikan setara SMA melalui jalur Kejar Paket C dan lulus pada tahun ini.
Fitriyah, yang tinggal di Jalan Besuki Yosowilangun bersama mertuanya, mengungkapkan bahwa ia mendapatkan informasi mengenai program Jaketku dari warga di wilayah Duduksampeyan saat berada di rumah ibunya.
"Setelah mengetahui bahwa program ini gratis dan ditujukan untuk seluruh warga Gresik, saya segera bergerak. Begitu mendapatkan informasi dari Wakil Ketua TP PKK Yosowilangun karena KTP beralamat di Yosowilangun, saya langsung menyerahkan berkas ke Kecamatan," tutur Diajeng.
Berkas yang ia kumpulkan mencakup data diri serta ijazah terakhirnya dari SMP Negeri 1 Duduksampeyan. Setelah pendaftaran, proses belajar mengajar segera dimulai. Kegiatan diselenggarakan seminggu sekali, setiap hari Minggu, bertempat di UPT SDN 40 Desa Manyarsidomukti.
Fitriyah mengaku sangat terbantu dengan adanya program Jaketku ini, terutama karena biaya sekolah yang sepenuhnya digratiskan. Dengan ijazah Paket C yang akan ia raih, ia memiliki rencana besar.
"Rencananya ijazah ini mau saya gunakan untuk melanjutkan kuliah dan mencari pekerjaan," katanya penuh harap.
Saat ini, suaminya bekerja sebagai pengusaha isi ulang air mineral, dan kesempatan pendidikan ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan keluarganya.
Sementara itu Ketua TP PKK Desa Yosowilangun, Dwi Ariyanti, menjelaskan bahwa TP PKK setempat aktif menjaring peserta. Pihaknya berkoordinasi dengan RT dan RW untuk mengajak warga yang memenuhi syarat.
"Beberapa warga Yosowilangun juga tertarik dan sudah bergabung dalam program ini," ujar Dwi Ariyanti.
Program Jaketku di PKK Yosowilangun merupakan bagian dari fokus Pokja 2. Selain pendidikan formal, Pokja ini juga berupaya menguatkan literasi melalui pengelolaan perpustakaan.
"Kami juga menghafirian perpustakaan keliling dengan bertujuan untuk menyelaraskan literasi dan mengurangi ketergantungan pada gawai (gadget). Untuk memastikan akses mudah, perpustakaan tersebut juga mengadakan layanan perpustakaan keliling yang rutin hadir di setiap posyandu saat ada pemeriksaan kesehatan balita,"pungkasnya. (jar/han)
Editor : Hany Akasah