Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

UMG Gelar Konferensi Internasional “The 3rd UMGCINMATIC International Conference” Perkuat Peran Guru di Era AI

Novia Andriyani • Senin, 27 Oktober 2025 | 02:47 WIB
UMG MEMIMPIN INOVASI PENDIDIKAN : Mengusung tema “Strengthening Teacher Education in The Era of AI,” konferensi internasional ini menjadi ajang bertemunya gagasan dan budaya dari berbagai negara.
UMG MEMIMPIN INOVASI PENDIDIKAN : Mengusung tema “Strengthening Teacher Education in The Era of AI,” konferensi internasional ini menjadi ajang bertemunya gagasan dan budaya dari berbagai negara.

RADAR GRESIK -Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) kembali menggelar acara internasional, yaitu The 3rd UMGCINMATIC International Conference yang mengusung tema “Strengthening Teacher Education in The Era of AI.”

Konferensi internasional ini merupakan hasil kolaborasi antaraUMG dan Loei Provincial Education Office, Thailand.

Keduanya berkomitmen untuk memperkuat peran pendidikan guru di tengah derasnya arus perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI).

Kolaborasi ini tidak hanya menjadi wujud nyata hubungan akademik lintas negara, tetapi juga menggambarkan peran UMG sebagai kampus yang terus memperluas jaringan global.

Kegiatan dilaksanakan pada hari Jumat (24/10) di Hall Sang Pencerah Lantai 8 Gedung I Kampus 1 UMG—GKB Gresik dan dihadiri oleh ratusan peserta dari berbagai negara.

Kegiatan dibuka dengan penampilan Tari Damar Kurung yang menawan dari mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD)Universitas Muhammadiyah Gresik.

Tarian khas Gresik ini menjadi simbol perpaduan antara nilai budaya dan semangat inovasi. Hal ini menggambarkan bagaimana pendidikan modern dapat tetap berpijak pada akar tradisi lokal tanpa kehilangan relevansinya di panggung global.

Konferensi ini dipimpin oleh Dr.Umaimah, S.E., M.Ak., CSRS, selaku Ketua Panitia sekaligus Kepala Pusat Studi dan Inovasi Universitas Muhammadiyah Gresik.

Umaimah menyampaikan pentingnya sinergi antara lembaga pendidikan dari berbagai negara untuk memperkuat kualitas guru di era digital.

Event ini merupakan bertemunya gagasan dan budaya. Kita belajar bahwa kemajuan teknologi harus berjalan berdampingan dengan nilai-nilai kemanusiaan. Melalui konferensi ini, kami berharap tercipta kolaborasi berkelanjutan antara Indonesia dan Thailand dalam membangun masa depan pendidikan,” ujar Dr.Umaimah.

Selanjutnya, Prof. Dr.Yudhi Arifani, S.Pd., M.Pd., selaku Direktur Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM)UMG, menegaskan bahwa kerja sama internasional ini menjadi langkah strategis bagiUMG dalam memperkuat ekosistem riset dan inovasi pendidikan yang berdaya saing global.

“UMG berkomitmen untuk menjadi pusat kolaborasi pendidikan dan penelitian lintas negara. Kita tidak hanya berbagi ilmu, tetapi juga membangun jejaring yang membawa dampak nyata bagi dunia pendidikan,” ungkap Prof. Yudhi.

Dalam sambutan sekaligus membuka acara, Rektor UMG Prof. Dr.Khoirul Anwar, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi mendalam atas kehadiran para peserta dan kolaborator internasional.

Dalam sambutannya, beliau menyoroti pentingnya peran guru dalam mengimbangi kemajuan teknologi dengan karakter dan moralitas.

“Kecerdasan buatan dapat mempermudah proses pembelajaran, tetapi tidak dapat menggantikan sentuhan manusiawi dari seorang guru. Guru tetap menjadi jantung pendidikan, penggerak nilai, dan inspirasi bagi generasi penerus,” tutur prof. Khoirul Anwar.

Melalui konferensi ini,UMG menegaskan posisinya sebagai kampus unggulan berwawasan internasional yang siap bersaing dan berkolaborasi di tingkat global, tegasKhoirul Anwar.

Konferensi ini menghadirkan empat narasumber internasional yang membagikan pandangan serta pengalaman mereka dalam memperkuat pendidikan guru di era AI, yaitu: Dr. (C)Ulfatul Ma’rifah, M.Pd. – Dosen FKIP UMG; Dr. Wanida Simpol – Supervisor of Loei Provincial Education Office, Thailand; Mr. Somkid Kesda – Director of Nonghinwittayakom School, Thailand; dan Sergeant Dr. Mongkhon Sonnuan – Provincial Education Office, Thailand.

Para pemateri menyampaikan gagasan tentang bagaimana teknologi dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran tanpa mengabaikan peran sosial dan etika dalam pendidikan.

Mereka menekankan pentingnya teacher empowerment agar pendidik tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga inovator yang menciptakan perubahan positif di ruang kelas.

Kegiatan ini mendapat sambutan luar biasa dari ratusan mahasiswa dan dosen Universitas Muhammadiyah Gresik, serta mahasiswa internasional yang berasal dari Komoro, Sudan, Yaman, Pakistan, dan Thailand.

Tak hanya itu, kehadiran delegasi pendidikan dari Thailand turut memperkuat hubungan persahabatan akademik antarnegara. (nov/han)

Editor : Hany Akasah
#kecerdasan buatan #ai #pgsd #Guru #digital #global #thailand #universitas muhammadiyah gresik #umg