RADAR GRESIK– Kementerian Agama (Kemenag) Gresik memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif para guru Raudhatul Athfal (RA) di bawah naungan Kelompok Kerja Raudhatul Athfal (KKRA) Gresik. Mereka sukses menyelenggarakan pelatihan mandiri bertajuk "Deep Learning" untuk meningkatkan kompetensi guru RA.
Pelatihan yang berlokasi di aula MTsN Gresik ini melibatkan seluruh guru RA se-Kabupaten Gresik. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi dengan Ikatan Guru Indonesia (IGI), menunjukkan sinergi kuat antar-lembaga pendidikan.
Kepala Kemenag Gresik, Pardi, mengungkapkan kebanggaannya terhadap semangat kemandirian guru RA Gresik. "Kami sangat bangga melihat inisiatif para guru RA yang terus berupaya meningkatkan kompetensi diri tanpa harus bergantung pada program pemerintah," ujarnya.
Pardi juga menekankan pentingnya menjadi guru profesional yang berkarakter. "Guru yang hidupnya tenang, istiqomah menjalankan amanah, dan sabar saat menghadapi tantangan, akan memancarkan keberkahan untuk murid-muridnya," tambahnya.
Menurut Pardi, pelatihan ini adalah bukti nyata semangat inovasi guru RA Gresik. Ini menunjukkan adanya sinergi terpadu antar-lembaga, energi baru untuk menyambut tahun ajaran baru, dan rezeki positif berupa pengetahuan praktis yang menyegarkan.
"Pelatihan deep learning ini diharapkan menjadi momentum penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan usia dini di Gresik. Sekaligus juga mempererat kerja sama antar guru serta organisasi demi mencetak generasi unggul sejak dini," pungkas Pardi. (jar/han)
Editor : Hany Akasah