RADAR GRESIK - Dalam sebuah malam penganugerahan yang sarat makna, Bank Jatim mengukuhkan posisinya sebagai institusi yang tak hanya fokus pada kinerja finansial, tetapi juga memiliki kepedulian sosial yang tinggi.
Pada acara puncak Giri Pancasuar Award (GPA) 2025, yang masih dalam rangkaian peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2025, Bank Jatim dianugerahi penghargaan bergengsi.
Acara GPA 2025 ini diselenggarakan secara kolaborasi oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gresik bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Gresik dengan mengusung tema "Inspirasi untuk Gresik Semakin Baik”.
Penghargaan Giri Pancasuar Award 2025 merupakan salah satu bentuk apresiasi tertinggi dari PWI Gresik yang diberikan kepada para tokoh terpilih sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka yang dinilai inspiratif.
Bank Jatim menjadi salah satu penerima penghargaan bergengsi GPA 2025 atas kontribusi nyatanya melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).
Penghargaan tersebut secara langsung diserahkan oleh Plt. Bupati Gresik, Asluchul Alif, kepada Pimpinan Bank Jatim Cabang Gresik, Abdullah Basid. Momen penting ini berlangsung di Hotel Aston Convention Gresik pada hari Rabu (14/05).
Deni Ali Setiono, Ketua PWI Gresik, menjelaskan bahwa Bank Jatim terpilih setelah melalui proses penilaian ketat selama tiga bulan oleh tim juri GPA 2025. Salah satu aspek penilaian utamanya adalah kontribusi Bank Jatim dalam dunia pendidikan, khususnya pendidikan inklusi.
Bank Jatim diketahui telah menunjukkan komitmen nyata dengan menyerahkan tiga unit kendaraan operasional kepada Pemerintah Kabupaten Gresik.
Kendaraan ini nantinya digunakan untuk layanan antar-jemput siswa berkebutuhan khusus, yang operasionalnya dikelola oleh Unit Pelaksana Teknis Layanan Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus (UPT LP ABK) Dinas Pendidikan Gresik.
"Kepedulian Bank Jatim sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas. Anak-anak jadi lebih semangat ke sekolah karena tersedianya fasilitas antar jemput," ujar Deni.
Tiga kendaraan operasional tersebut diserahkan langsung oleh Abdullah Basid kepada Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, pada hari Rabu (18/12/24) dan mulai digunakan sejak awal tahun 2025. Langkah ini menjadi bagian dari upaya menjadikan Gresik sebagai kabupaten inklusif dan ramah disabilitas.
"Tiga kendaraan ini diharapkan memberi dampak positif bagi anak-anak berkebutuhan khusus serta mendukung terciptanya kabupaten ramah disabilitas," tambah Deni.
Baca Juga: Target 100 Hari Kerja Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Layanan Antar Jemput PDPD Mulai Berjalan
Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, atau yang akrab disapa Gus Yani, turut mengapresiasi dukungan dari Bank Jatim. Ia menilai program ini sangat sejalan dengan misi pemerintah daerah dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan dan pelayanan publik yang inklusif.
"Bantuan ini akan sangat mendukung layanan antar-jemput siswa berkebutuhan khusus," ujar Gus Yani. "Semoga UPT LP ABK Dinas Pendidikan Gresik ini bisa menjadi percontohan pelayanan inklusif di Gresik."
Abdullah Basid menjelaskan bahwa Program Bank Jatim Peduli adalah bagian dari implementasi prinsip Good Corporate Governance (GCG) serta komitmen perusahaan terhadap pembangunan berkelanjutan. Program CSR ini tidak hanya mendukung pertumbuhan bisnis, tetapi juga bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
"Program CSR kami, terutama di bidang pendidikan, adalah bentuk tanggung jawab sosial yang memberi dampak langsung bagi masyarakat," jelasnya.
Selain pendidikan, Bank Jatim juga aktif mendukung sektor UMKM. Hingga Mei 2025, kredit sebesar Rp1,34 triliun telah disalurkan kepada ribuan pelaku UMKM di Kabupaten Gresik untuk modal dan pengembangan usaha. Bank Jatim juga berpartisipasi dalam berbagai kegiatan sosial, seperti program mudik gratis yang memberangkatkan 1.100 warga Gresik pada Maret 2025.
Selama tiga tahun terakhir, bantuan CSR Bank Jatim Cabang Gresik mencakup pengadaan excavator untuk kegiatan lingkungan (tahun 2022 dan 2023), dan tiga unit mobil operasional pendidikan inklusi pada Tahun 2024.
"Tahun ini kami juga merencanakan dukungan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) bersama Pemkab Gresik," pungkas Abdullah Basid. (nov/han)
Editor : Hany Akasah