Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Smelting Ajak Lima Siswa di Lima SMK Gresik Jelajah Dunia Industri

Yudhi Dwi Anggoro • Sabtu, 25 Januari 2025 | 01:21 WIB
INDUSTRI MENGAJAR: Smelting memberikan program industri mengajar di beberapa sekolah Gresik.
INDUSTRI MENGAJAR: Smelting memberikan program industri mengajar di beberapa sekolah Gresik.

RADAR GRESIK - Sebanyak lima sekolah menengah kejuruan (SMK)  bekerjasama terkait program CSR Smelting dalam kegiatan industri mengajar. Kelima SMK itu masing-masing SMKN 1 Cerme, SMK Islamuc Qon, SMK Semen Gresik, SMK Yasmu dan SMK NU Gresik.

Senior General Affairs PT Smelting Saptohadi Prayetno mengatakan, kegiatan industri mengajar pada CSR Smelting Peduli ini berdurasi selama 3 tahun. Dalam kerjasama ini PT Smelting akan memberikan pengajaran ke masing-masing sekolah terkait pengenalan industri, materi soft skill dan praktek industri.

"Kerjasama ini sebagai bagian komitmen kami dalam mendukung dan mengembangkan dunia pendidikan khususnya kepada siswa SMK. Nanti tim Pengajar  Smelting  akan menyampaikan materi yang ada di dunia kerja sekaligus pengenalan lingkungan industri," terang Saptohadi Prayetno.

 Baca Juga: Junjung Tinggi Nilai Sejarah di Gresik, Kapolres AKBP Roval Ziarah ke Makam Wali Songo

Kepala SMKN 1 Cerme Takari Widodo, menyambut baik pembelajaran soft skill. Ini membuka wawasan anak didik dengan materi K3, Enrepreneurship apalagi dengan materi baru tentang pengelolaan media sosial.

Kepala SMK Islamic Qon, Ubaidillah  mendukung adanya materi baru agar mengajak anak didik untuk lebih berhati-hati dalam bermedia sosial. Juga materinya pengenalan industri akan menjadi ilmu baru bagi anak didik agar lebih siap saat memasuki dunia kerja.

Hal senada disampaikan Ikhsan, Kepala SMK Semen Gresik. Menurutnya kegiatan CSR PT Smelting  dalam program industri mengajar menjadi pengalaman baru bagi anak didik. Dia berharap materi yang disampaikan secara umum agar lebih bisa lebih mudah dipahami oleh anak didik.

Sri Anggrahitaningsih, SMK Yasmu Manyar menyatakan apa yang disampaikan oleh tim Pengajar sudah matching dengan kebutuhan sekolah. Materi soft skill sangat dibutuhkan anak didik saat ini karena hal tersebut tidak diajarkan di sekolah.

 Baca Juga: Kejamnya Bullying, Pelajar Putri SMA di Gresik Nekat Lakukan Aksi Bunuh Diri di Rel KA

"Terima kasih kepada PT Smelting telah menggandeng sekolah kami untuk program industri mengajar. Ini akan menambah wawasan yang cukup luas bagi anak didik saat mereka terjun ke dunia kerja," ujar Kepala SMK Yasmu. (han)

Editor : Hany Akasah
#Siswa #smk #gresik #kerja #smelting #dunia industri #Sekolah #Dunia