RADAR GRESIK - Semangat juang generasi muda Gresik kembali terpancar dalam ajang MTs NU Trate Open yang digelar pada Minggu (24/11). Lomba atletik tingkat SD/MI ini berhasil menyedot perhatian 412 peserta dari 37 sekolah, menciptakan atmosfer kompetisi yang seru dan penuh semangat.
Dengan tema "Bangunlah Jiwa dan Raganya", acara ini tidak hanya menjadi ajang adu cepat dan kekuatan, namun juga menjadi wadah bagi siswa-siswi untuk mengembangkan potensi diri dan jiwa sportifitas. Berbagai cabang lomba, mulai dari lari jarak pendek hingga estafet, berhasil menyajikan persaingan yang ketat namun tetap menjunjung tinggi nilai sportivitas.
"Kami berharap melalui acara ini, akan lahir atlet-atlet baru yang dapat mengharumkan nama Kabupaten Gresik di kancah olahraga nasional bahkan internasional," ungkap Nduk Muslikhah, Kepala MTs NU Trate.
Lapangan sekolah berubah menjadi lautan atlet muda yang penuh semangat. Sorakan dukungan dari teman sekelas, guru, dan orang tua semakin menguatkan semangat para peserta. Setiap langkah, setiap lompatan, dan setiap lemparan disambut dengan tepuk tangan meriah.
"Saya sangat senang bisa ikut lomba ini. Lomba ini membuat saya semakin semangat untuk berolahraga,"ujar Beni, salah satu peserta dari SD Muhammadiyah 1 Gresik.
Selain memperebutkan medali dan penghargaan, para peserta juga mendapatkan kesempatan untuk menjalin persahabatan dengan teman-teman dari sekolah lain. Mereka saling mendukung dan berbagi pengalaman, menciptakan suasana yang penuh keakraban.
"Yang terpenting bukan hanya menang atau kalah, tetapi juga semangat untuk terus berusaha dan berprestasi," ujar Dinda, juara pertama lomba lari 100 meter putri.
Suksesnya acara ini tidak lepas dari kerja keras panitia yang telah mempersiapkan segala sesuatunya dengan matang. Pihak sekolah juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta, guru pendamping, orang tua siswa, serta pihak-pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara ini.
MTs NU Trate berharap ajang ini merupakan agenda tahunan dan kedepannya terus berkembang menjadi event olahraga yang lebih besar lagi. Dengan demikian, semakin banyak siswa-siswi berbakat yang dapat ditemukan dan dikembangkan potensinya. (fia/han)
Editor : Hany Akasah