RADAR GRESIK - Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pelajar masih menjadi masalah serius di Indonesia. Menyadari pentingnya keselamatan berkendara, SMK Semen Gresik berkolaborasi dengan Satlantas Polres Gresik menyelenggarakan program Kelas Safety Riding, Jumat (27/9).
Kepala SMK Semen Gresik Choirul Ichsan menuturkan dengan memberikan standar keterampilan berkendara kepada para pelajar, diharapkan jumlah kecelakaan yang melibatkan pelajar dapat dikurangi secara signifikan. Mengingat sebagian besar pelajar di SMK Semen Gresik menggunakan transportasi sepeda motor untuk berangkat ke sekolah.
“Saat ini tingkat kecelakaan lalu lintas masih didominasi oleh kalangan usia produktif, oleh sebab itu, kami dari SMK Semen Gresik bekerjasama dengan Satlantas Polres Gresik dalam mengurangi tingkat kecelakaan di kalangan pelajar melalui program Kelas Safety Riding yang digelar seminggu sekali,”ujar Choirul Ichsan.
Dalam kelas tersebut, Kanit Kamsel Satlantas Polres Gresik, Ipda Andreas Dwi Anggoro memberikan penyuluhan tentang perlengkapan keselamatan berkendara yang Ideal, kepatuhan terhadap rambu lalu lintas, dan etika berkendara di jalan raya.
“Kelas safety riding di SMK Semen Gresik memiliki beberapa tujuan yakni, keterampilan berkendara dalam melindungi keselamatan pribadi pelajar dan memperhatikan keselamatan rekan sesama pelajar. Selain itu keterampilan berkendara juga membantu memastikan bahwa setiap pelajar dapat mengemudi dengan memperhatikan keamanan rekan-rekan mereka di sekitar”,tutur Andreas Dwi Anggoro
Karena itu penting bagi pengendara roda dua untuk memiliki kemampuan safety riding, yaitu kecakapan dan keterampilan mengemudi dan mengutamakan budaya keselamatan berkendara. Misalnya, berkonsentrasi saat berkendara, tidak sambil menggunakan telepon genggam, nonton, makan dan minum terutama alkohol. Stamina dalam keadaan sehat, tidak dalam keadaan lelah, dan mengantuk.
Waka Kurikurulum SMK Semen Gresik, Krisnanto Andri Prayugo menambahkan, safety riding adalah menaati aturan lalu lintas dan menghormati pengguna jalan terutama pejalan kaki serta memberikan kesempatan bagi kendaraan yang mendapatkan prioritas, seperti ambulans, penanganan ancaman bom, penanganan huru-hara, penanganan bencana alam, atau pemadam kebakaran.
“Standardisasi keterampilan berkendara bagi pelajar memiliki manfaat yang signifikan, termasuk keselamatan pribadi dan rekan sesama, sebagai persiapan untuk dunia kerja, pengurangan risiko kecelakaan, dan pengembangan kesadaran lingkungan. Oleh karena itu, penting bagi lembaga pendidikan untuk memberikan perhatian yang cukup terhadap pembelajaran keterampilan berkendara yang standar sebagai bagian integral dari kurikulum mereka,” pungkasnya.
Dengan adanya program Kelas Safety Riding, diharapkan para siswa SMK Semen Gresik dapat menjadi contoh bagi teman-teman sebayanya dalam berkendara yang aman. Selain itu, program ini juga diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam mewujudkan Indonesia yang bebas dari kecelakaan lalu lintas. (rir/han)
Editor : Hany Akasah