RADAR GRESIK - Program Pendidikan (Prodi) Akuakultur Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) melakukan Kegiatan Pengabdian Masyarakat di beberapa SMA dan SMK di Kabupaten Gresik pada Hari Kamis (02/05) untuk memperkenalkan metode budidaya ikan inovatif yang ramah lingkungan yaitu metode bioremediasi.
Kegiatan tersebut berupa metode pengembangan budidaya ikan yang diisambut baik oleh pihak sekolah dan berhasil meningkatkan animo siswa dalam meningkatkan minat budidaya ikan.
Dibawah kepemimpinan Dr. Andi Rahmad Rahim, S.Pi., M.Si., Tim Pengabdian UMG berhasil menghadirkan metode bioremediasi sebagai bagian integral Pengabdian kepada masyarakat dari Program Hibah Penelitian dan Pengabdian yang diinisiasi oleh Majelis Pendidikan Tinggi Penelitian dan Pengembangan (Diktilitbang) Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang bekerjasama dengan Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UMG.
"Di tengah semangat untuk menjaga keberlanjutan lingkungan, sebuah inovasi menonjol dalam budidaya ikan telah mengemuka di SMA Muhammadiyah 8 Cerme Kabupaten Gresik dan SMA NU 2 Kecamatan Gresik." Papar Andi.
Tujuan utama metode bioremediasi tersebut adalah untuk meningkatkan produktivitas ikan secara alami, sambil memberikan perhatian khusus pada keberlanjutan lingkungan.
"Dalam pendekatan ini, kolam bundar dipilih sebagai wadah budidaya karena efisiensinya dalam penggunaan lahan serta kemampuannya dalam mengendalikan kualitas air. Metode bioremediasi ini memanfaatkan mikroorganisme tertentu yang mampu membersihkan air dari zat pencemar, menghasilkan dampak positif tidak hanya bagi ekosistem, tetapi juga pada pertumbuhan dan kesehatan ikan." Tutur Andi.
Emi Faizatul Afifah selaku Kepala SMA Muhammadiyah 8 Cerme Kabupaten Gresik juga menyampaikan komitmen penuh dari siswa dan siswi SMA untuk terus mengembangkan metode budidaya yang ramah lingkungan dan berkelanjutan tersebut.
"Kami harap program ini dapat merangsang kreativitas dan semangat kewirausahaan di kalangan siswa SMA Muhammadiyah 8 Cerme." Ucap Emi
Partisipasi aktif dari para guru dan siswa dari SMA Muhammadiyah 8 Cerme dan SMA NU 2 Gresik Kabupaten Gresik menjadi kunci kesuksesan program ini.
"Dengan keterlibatan mereka dalam setiap tahapan pelaksanaan, mereka tidak hanya menunjukkan komitmen terhadap lingkungan tetapi juga inovasi dalam pendidikan." Ucap Andi.
Kolaborasi yang erat antara sekolah, Tim Pengabdian Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) dan mahasiswa Program Studi Budidaya Perikanan Akukultur UMG menjadi fondasi kuat bagi keberhasilan metode ini.
" Mari Bersama-sama bertekad untuk menjadikan metode bioremediasi ini sebagai solusi yang berkelanjutan dalam menjaga keseimbangan lingkungan dan merangsang kreativitas di kalangan generasi muda." Pungkas Andi.
Metide tersebut menciptakan sebuah langkah progresif dalam upaya pelestarian lingkungan dan pengembangan kegiatan budidaya ikan yang berkelanjutan di Kabupaten Gresik.
"Kedepannya, diharapkan inisiatif ini akan menjadi inspirasi bagi komunitas lainnya untuk mengadopsi praktik yang ramah lingkungan dalam kegiatan budidaya mereka." Harap Andi.
Dengan demikian, kolaborasi antar sekolah ini tidak hanya menghasilkan manfaat langsung dalam bidang budidaya ikan, tetapi juga memberikan dampak yang positif bagi kesadaran lingkungan dan pendidikan inovatif khususnya di Kabupaten Gresik. (*/Nov)
Editor : Hany Akasah