RADAR GRESIK - Perpustakaan Umum SMAN Negeri 1 Manyar (PERPUSNEMA) Gresik menggelar lomba Mendongeng Boso Gresikan tingkat SD-SMP Se Kabupaten Gresik di Atrium Gressmall, Minggu (28/4).
Acara ini mengusung tema “Nguatno Budi Pekerti lan Nyelamatno Budaya Gresikan”. Acara itu bertujuan untuk memperkenalkan serta mempromosikan bahasa dan budaya lokal kepada anak-anak, khususnya bahasa Gresik yang semakin terlupakan di era modern.
Sebanyak 54 peserta antusias mengikuti lomba ini, mereka berasal dari berbagai sekolah di Gresik.
Kepala Perpusnema, Nurul Wafiyah, menjelaskan acara itu merupakan bagian dari program kerja PERPUSNEMA untuk mengembangkan minat baca dan melestarikan budaya lokal.
"Banyak anak Gresik yang tidak tahu bahasa daerahnya. Anak zaman sekarang banyak yang menggunakan bahasa gaul dan bahasa campuran, jadi mereka kehilangan identitas budaya Gresik," ujar Nurul Wafiyah.
Tak hanya dimeriahkan peserta lomba, dalam acara ini juga dimeriahkan tampilan duet vocal dan solo vocal, band paduan suara, dan band perpustakaan.
Baca Juga: Wakil Ketua KGP Nurul Wafiyah Terus Berinovasi untuk Meningkatkan Kepemimpinan Siswa
Selain itu juga turut memperkenalkan cerita lokal, dan workshop tentang kepenulisan. Setiap peserta bebas menentukan tema cerita, sehingga beberapa peserta juga memilih cerita dari luar daerah.
Nurul Wafiyah berharap, acara itu dapat mengembalikan minat anak-anak terhadap budaya lokal dan menginspirasi mereka untuk mengeksplorasi serta menghargai warisan budaya yang ada di sekitar mereka.
Beliau berharap keberhasilan acara ini dapat menjadi contoh bagi perpustakaan lainnya untuk mengubah citra mereka menjadi tempat yang menyenangkan dan inspiratif bagi anak-anak.
Baca Juga: Wisuda Angkatan ke-35 SMANEMA, Dua Siswa Raih Golden Tiket Unair
“Acara mendongeng boso gresikan merupakan upaya yang penting untuk melestarikan budaya lokal di Gresik. Bahasa dan budaya lokal merupakan bagian dari identitas bangsa yang harus dijaga dan dilestarikan,” pungkasnya.
Dengan memperkenalkan bahasa dan budaya lokal kepada anak-anak dapat membantu memahami identitas dan menumbuhkan rasa cinta tanah air.
Selain itu, mendongeng dengan bahasa lokal juga dapat membantu anak-anak untuk mengembangkan kemampuan berbahasa dan komunikasi. Mendongeng dapat membantu anak-anak untuk belajar tentang nilai-nilai moral dan budaya yang luhur. (Rir/Han)
Editor : Hany Akasah