RADAR GRESIK - Gempa yang terjadi di Laut Tuban menyebabkan puluhan bangunan di Pulau Bawean mengalami kerusakan parah. Tak terkecuali lembaga pendidikan. Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik masih terus melakukan inventarisir sekolah-sekolah yang mengalami kerusakan.
“Dari data yang kami terima, sementara ini baru SD Negeri 335 Kebuntelukdalam, Kecamatan Sangkapura yang dilaporkan mengalami kerusakan parah,” ujar Sekretaris Dispendik Gresik Herawan Eka Kusuma.
Sekretaris Dispendik Gresik Herawan Eka Kusuma mengatakan ada empat ruangan di SD Negeri 335 Kebuntelukdalam yang mengalami kerusakan sangat parah. Yakni, ruang kelas 3 atapnya runtuh,
Baca Juga: Diguncang Gempa Selama Dua Hari, 4 Ruangan RSUD Umar Masud Bawean Gresik Ini Tak Bisa Ditempati
Dinding sisi kanan dan kiri roboh, kolom dan ring balok sisi kanan dan kiri patah hingga instalasi listrik putus.
“Kemudian, ruang guru dinding sisi kiri dan belakang roboh, kolom dan ring balok patah, kusen dan jendela belakang roboh, atap ambruk,” ungkap Sekretaris Dispendik Gresik Herawan Eka Kusuma.
Dan terakhir ruang kelas 1 dan 2. Dimana dindingnya mengalami keretakan di sisi depan. “Kondisi kerusakannya 40 persen untuk ruang kelas 1 dan 2,” terang Sekretaris Dispendik Gresik Herawan Eka Kusuma.
Baca Juga: Gempa Bawean, Balita Terjatuh Langsung Seberangi Lautan Dirujuk ke RSUD Ibnu Sina Gresik
Dengan kondisi ini, maka untuk sementara waktu memilih meliburkan pada siswa. Sebab, saat ini juga memasuki musim liburan. Baik lebaran maupun kenaikan kelas. “Memang saat ini menjelang liburan sekolah. Jadi kami liburkan dulu,” terang Sekretaris Dispendik Gresik Herawan Eka Kusuma.
Selanjutnya, saya akan mencari tempat sementara untuk melakukan kegiatan belajar mengajar. Karena tidak mungkin sekolah di tempati. "Untuk proses perbaikan kami belum bisa memastikan. Akan kami laporkan dulu kepada pimpinan," pungkas Sekretaris Dispendik Gresik Herawan Eka Kusuma. (rof)
Editor : Fahtia Ainur Rofiq