Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Hadirkan Menu Ikan Dalam Setiap Hidangan, Mahasiswa UMG Berinovasi Ciptakan Nugget Ikan Tongkol Bawean

Hany Akasah • Selasa, 26 September 2023 | 22:50 WIB
ANTUSIAS : Para siswa SDN 337 Gresik ingin diajarkan pembuatan Nugget Ikan tongkol yang merupakan inovasi dari kelompok 15 KKN Bawean UMG.
ANTUSIAS : Para siswa SDN 337 Gresik ingin diajarkan pembuatan Nugget Ikan tongkol yang merupakan inovasi dari kelompok 15 KKN Bawean UMG.

GRESIK -  Sudah banyak mahasiswa Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) yang melakukan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) dan kemudian menciptakan sebuah terobosan dan inovasi di tempat KKN sebagai bentuk pengabdian mereka.

Tahun ini, UMG memberangkatkan 452 mahasiswa yang terbagi menjadi beberapa kelompok dan dilepaskan di beberapa wilayah di Kabupaten  Gresik dan Lamongan,  Termasuk 4 kelompok KKN juga telah diberangkatkan dalam melakukan kegiatan pengabdian di Pulau Bawean.

Salah satu kelompok KKN di Pulau Bawean, tepatnya di Desa Kotakusuma Kecamatan sangkapura telah menciptakan sebuah inovasi baru dengan menggunakan bahan yang banyak ditemui di Pulau Bawean, yakni nugget ikan tongkol.  

Seperti yang telah diketahui Pulau Bawean merupakan pulau kecil yang terletak di Laut Jawa dan dikenal dengan kekayaan alam dan ikan nya yang berlimpah, salah satunya adalah ikan tongkol.

Meskipun Pulau Bawean memiliki banyak hasil ikan dan menjadi makanan pokok di Pulau Bawean, namun pada kenyataannya tidak semua orang menyukai menu makanan ikan.

Banyak pula warga yang sudah bosan dengan olahan ikan yang biasa saja. Maka mahasiwa KKN yang tergabung dalam kelompok 15 KKN Bawean UMG berinovasi membuat olahan ikan tongkol yang berpotensi untuk bisa digemari oleh banyak kalangan, yakni nugget.


Setelah melakukan percobaan pembuatan nugget ikan tongkol beberapa kali, kelompok 15 KKN Bawean UMG yang ddigawangi oleh Dicky Aldisar Prautama sebagai ketuanya telah berhasil membuat resep nugget ikan tongkol yang cukup enak.  

Kemudian, kelompok ini membawa nugget tersebut ke SDN 337 Gresik pada hari Senin (04/08) dan Rabu (06/08).

Disana kelompok 15 KKN Bawean UMG melakukan pembelajaran bersama siswa SDN 337 Gresik mengenai pemanfaatan sumberdaya alam Bawean.

Dengan membawa nugget ikan tongkol tersebut, para mahasiswa mengajarkan pada siswa  SDN 337 Gresik untuk terus menumbuhkan kesadaran berlingkungan dan bangga terhadap produk lokal yang ada di sekitarnya.

Dicky juga menyampaikan bahwa dengan memperkenalkan nugget ikan tongkol ini, kelompoknya berharap bahwa siswa-siswa nantinya akan tumbuh kreatifitasnya.

“Antusias siswa SD ini sangat tinggi, mereka bilang nuggetnya enak, bahkan ada satu siswa yang bilang kalau dia ingin membuat usaha nugget tongkol ini ketika tumbuh dewasa,” kata Dicky.


Kepala Sekolah SDN 337 Gresik, Muksin juga menyambut baik kegiatan pengenalan nugget ikan tongkol ini. M

“Olahan nugget seperti ini jelas mudah untuk disukai siswa kami. Seperti yang kita ketahui, Bawean memiliki kekayaan ikan yang berlimpah sekali, dan sudah jadi makanan sehari-hari yang terkadang membuat anak anak bosan, tetapi dengan adanya inovasi nugget ini, menjadikan menu yang mudah disukai oleh anak anak dan semakin menggemari makan ikan" Ujar Muksin

Mahasiswa yang tergabung dalam kelompok KKN 15 ini juga mengadakan sosialisasi pembuatan nugget ikan tongkol kepada para warga Desa Kotakusuma yang dilaksanakan bersamaan dengan kegiatan Posyandu pada hari Selasa (12/08).

Selain menerangkan proses pengolahan nugget ikan tongkol, mahasiswa juga membawa produk nugget yang sudah siap makan, sehingga warga dapat mencicipinya.

Banyak warga yang tertarik karena bahan yang dibutuhkan cukup mudah didapat dan tidak terlalu mahal.

“Apa ada vidio cara pembuatannya ya mbak? Saya mau coba buat dirumah”, ucap salah satu warga yang tidak mau namanya disebutkan.


Amin, salah satu warga Desa Kotakusuma yang juga guru Mata Pelajaran Kewirausahaan SMAN 1 Sangkapura turut hadir dalam sosialisasi tersebut menuturkan bahwa produk nugget ikan tongkol merupakan inovasi yang sangat bagus.

“Ini adalah sebuah inovasi yang bagus, karena tidak semua orang menyukai ikan padahal protein yang ada di dalam ikan sangat tinggi. Kebetulan anak saya kurang menyukai ikan, nugget ikan tongkol ini bisa menjadi trobosan baru karena secara tidak langsung mereka tetap bisa mengkonsumsi ikan melalui nugget tersebut.” Ujar Amin

Riska Widiyanita Batubara, S.Hum., M.Pd., selaku  Dosen Pembimbing Lapangan menyambut baik program kerja pembuatan inovasi nugget ikan tongkol ini.

Selain karena dapat membantu masyarakat dalam mengolah hasil ikan tongkol yang banyak ditemukan di Pulau Bawean untuk menjadi produk yang bisa dijual, ikan tongkol ini sendiri juga memiliki banyak manfaat antara lain  mengandung zat besi juga vitamin B1 dalam jumlah yang baik dan tongkol termasuk dalam kategori “ikan berminyak”.

Selain itu, ikan tongkol adalah salah satu sumber omega-3 terbaik yang merupakan lemak baik untuk menjaga kesehatan jantung dan otak.

"Dengan adanya inovasi dari mahasiswa UMG, Diharapkan nantinya masyarakat Desa Kotakusuma dapat melanjutkan produksi nugget ikan tongkol ini dan juga dapat memasarkan secara massive sehingga dapat menjadi komoditas baru dari Pulau Bawean." pungkas Riska (*) 

Editor : Hany Akasah
#nugget #ikan #Kotakusuma #Inovasi #BAWEAN #tongkol #umg