GRESIK - Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMP Negeri sudah berakhir. Hingga penutupan, masih ada 270 kursi yang tidak terisi. Rencananya, Dispendik akan membuka pendaftaran jalur pengisian pagu kosong.
Dari data yang berhasil dihimpun, dari 7.552 pagu di 34 SMPN masih tersisa 270 kursi. Dengan terbesar ada di SMPN 1 Sangkapura sebanyak 27 pagu, SMPN 1 Tambak 56 pagu, SMPN 1 Panceng 86 pagu, SMPN 2 Sidayu 18 pagu, SMPN 3 Sidayu 74 pagu, SMPN 3 Balongpanggang 43 pagu, dan SMPN 4 Sidayu 48 pagu. Serta beberapa kursi di SMPN lainnya.
Ketua Tim PPDB Dispendik Pemkab Gresik Herawan Eka Kusuma mengatakan, jika ditotal masih ada sebanyak 270 pagu kosong dibeberapa sekolah. Namun sisa pagu terbanyak ada disekolah-sekolah itu.
“Sidayu masih sisa banyak, kemudian di Balongpanggang juga demikian,” ujarnya.
Dikatakan, pihaknya akan membuka jalur pengisian pagu. Para siswa yang tidak diterima melalui jalur zonasi, bisa mengikuti jalur ini. Namun konsekuensinya adalah jarak rumah ke sekolah lumayan jauh.
“Kalau mau mengisi pagu di sekolah yang masih tersisa pagunya itu silahkan. Karena pagu yang kami sediakan belum sepenuhnya terisi,” terangnya.
Pihakny menjelaskan, apabila pengisian pagu ini tidak memandang jarak rumah siswa ke sekolah atau prestasi. Hal ini untuk memfasilitasi siswa yang tidak diterima saat PPDB jalur zonasi lalu.
“Ini kan untuk mengakomodir siswa yang tidak lolos jalur apapun di PPDB, tidak ada penambahan pagu namun pemenuhan pagu yang tersedia,” jelasnya.
Seperti diketahui, PPDB tahun 2022 lalu memiliki pagu sebanyak 7.552 siswa. Dari pagu itu terdapat sebanyak 453 pagu yang belum terpenuhi. Jumlah itu berasal dari beberapa sekolah.
“Ini kan bisa dimanfaatkan siswa yang tidak diterima dijalur manapun. Tapi konsekwensinya mungkin di jarak rumah yang jauh,” pungkasnya. (rof)
Editor : Hany Akasah