Sesuai jadwal verifikasi itu akan dimulai pada 7 hingga 14 Juni. Para siswa yang akan melakukan verifikasi piagam itu perlu menyiapkan nomor induk siswa nasional (NISN), kartu keluarga (KK). Sehingga ketika proses verifikasi bisa langsung diproses.
Baca Juga : Penentuan Pendaftaran PPDB, Foto Depan Rumah dengan Aplikasi
Ketua Pelaksana PPDB Dispendik Pemkab Gresik Herawan Eka Kusuma mengatakan, verifikasi piagam diperuntukan bagi siswa yang memiliki sertifikat kejuaraan. "Sementara bagi siswa yang menggunakan jalur prestasi dengan nilai rapot tidak perlu melakukan verifikasi," ujarnya.
Dikatakan, jalur prestasi ini menggunakan perhitungan untuk menentukan siswa lolos atau tidak. Yakni, nilai akhir didapat 70 persen dari nilai rapot selama lima semester, kemudian 30 persen didapat dari nilai prestasi yang dimiliki. Setelah itu dikalikan bobot akreditasi lembaga. “Jadi, nilai rapor memiliki bobot yang lebih besar, artinya semua siswa bisa mendaftar di jalur prestasi ini,” terangnya.
Sementara itu, untuk lembaga yang terakreditasi A memiliki bobot 100 persen, akreditasi B bobot 75 persen, akreditasi C bobot 50 persen dan belum terakreditasi bobot 25 persen. “Untuk yang jalur tahfidz juga verifikasi di tanggal 7-14 Juni ini,” imbuhnya.
Setelah verifikasi piagam ini, panitia PPDB akan melakukan uji petik bagi para siswa yang mendaftar melalui jalur tahfidz. Nantinya di jalur ini siswa juga mendapatkam skor sesuai kemampuan menghafal al quran. “Syaratnya 3 juz, jika lancar langsung lolos,” katanya.
Baca Juga : PPDB SMP Negeri di Gresik Bakal Dibuka Tanggal 5 Juni 2023
Barulah para siswa bisa mendaftar secara online melalui jalur prestasi pada 19 Juni. Para siswa bisa mengakses website gresik.siap-ppdb.com untuk mendaftar PPDB ini. “Nanti kami simulasikan dulu pada 16-18 Juni,” pungkasnya. (rof) Editor : Hany Akasah