"Saya mendapatkan laporan dari masyarakat terkait kerusakan SDN 215. Saya tanya di Dispendik infonya belum ada anggaran," ujar Hamdi.
Menurut dia, pihaknya telah berkomunikasi dengan Kadispendik S Hariyanto. Jika anggaran Dispendik tidak mencukupi untuk perbaikan seluruh sekolah, pihaknya siap menggunakan anggaran pokir. "Yang pasti saya berharap agar segera dilakukan perbaikan," ungkap dia.
Dikatakan, dari laporan masyarakat yang masuk kerusakan sekolah negeri tersebut cukup parah. Pihaknya khawatir menganggu kegiatan belajar mengajar para siswa. "Ini harus segera. Jangan sampai terjadi sesuatu yang tidak diinginkan," terangnya.
Ia menambahkan, kemungkinan besar perbaikan baru bisa dilakukan pada akhir tahun mendatang. Sebab, membutuhan perubahan anggaran terlebih dahulu. "Anggaran APBD 2023 sudah jalan. Jadi perlu ada perubahan untuk melakukan perbaikan SDN 215, Saya akan mengawal semoga akhir tahun bisa segera diperbaiki," imbuhnya. (rof) Editor : Hany Akasah