UISI telah menyiapkan pembukaan program studi Pendidikan Dokter yang rencananya dibuka pada tahun akademik 2023/2024, UISI akan menerima 50 mahasiswa baru untuk angkatan pertamanya. Dengan adanya prodi kedoteran ini akan membantu pemerintah dalam pemenuhan kebutuhan dokter di Indonesia.
"Pendidikan Dokter di UISI akan berfokus pada kedokteran industri yang sesuai dengan identitas universitas korporasi UISI," papar Rektor UISI, Prof. Dr.Ing. Herman Sasongko.
UISI juga telah bekerjasama dengan Rumah Sakit Semen Gresik (RSSG) sebagai rumah sakit mitra yang telah menyandang predikat Tipe B. Saat ini, UISI juga tengah menyiapkan sumber Daya Manusia (SDM) dan sarana prasarana yang antara lain Gedung Utama Semen Indonesia sebagai tempat perkuliahan, dan pengembangan kampus B sebagai tempat praktikum.
UISI memilih bekerjasama dengan UNUD sebagai pembina pendirian program studi Pendidikan Dokter, dikarenakan UNUD telah berhasil membina pendirian Fakultas Kedokteran di beberapa Universitas.
"UNUD telah berhasil membina pendirian Fakultas Kedokteran di UNRAM, Universitas Warmadewa dan Universitas Pendidikan Ganesha, UISI akan dibina dalam hal kurikulum, pengembangan sarana prasarana, dan dosen Pendidikan Kedokteran." ujar Rektor UNUD, Prof. Dr. Ir. I Nyoman Gde Antara.
Baca juga : UISI Gresik Akan Buka Program Studi S1 Kedokteran
Lebih lanjut, Dekan FK UNUD Dr. dr. Komang Januartha Putra Pinatih, M.Kes menjelaskan bahwa saat ini beberapa universitas sedang proses pendirian FK baru dalam rangka pemenuhan kebutuhan dokter.
"Kami akan membantu UISI dalam pendirian Pendikan Dokter, tim UISI dapat berkomunikasi dengan tim UNUD yang masing-masing bertanggung jawab di bagian kurikulum, pemetaan SDM, dan sarpras,"papar Komang. (*/Han) Editor : Hany Akasah