Perluas Peta Olahraga Menjelang Porprov Jatim 2027, Lima Cabor Baru Siap Bergabung ke KONI Gresik

Fajar Yuliyanto • Dipublikasikan Jumat, 2 Oktober 2026 | 15:17 WIB
BARU : Lima cabor baru bergabung ke KONI Gresik. (Foto : Fajar/Radar Gresik)
BARU : Lima cabor baru bergabung ke KONI Gresik. (Foto : Fajar/Radar Gresik)

RADAR GRESIK – Peta dan ekosistem olahraga di Kabupaten Gresik berpotensi makin semarak. Menjelang perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Gresik resmi membuka pintu dan memproses pendaftaran keanggotaan bagi lima cabang olahraga (cabor) baru.

Adapun kelima cabor anyar tersebut meliputi Olahraga Air dan Darat (ORADO), KSMI Mini Soccer, Kabaddi, Padel, serta Asosiasi Lari Trail Indonesia (ALTI). Sosialisasi mengenai mekanisme pendaftaran dan verifikasi administrasi digelar di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) Gresik.

Baca Juga: KONI Gresik Optimistis Bidik Target Tiga Besar Porprov Jatim 2027

Forum tersebut menjadi pijakan awal bagi jajaran pengurus kelima cabor untuk memahami persyaratan regulasi organisasi sebelum disahkan menjadi anggota resmi KONI Gresik.

Ketua KONI Kabupaten Gresik, dr. Anis Ambiyo Putri, menegaskan bahwa pihaknya sangat terbuka terhadap kehadiran cabor-cabor baru di Kota Pudak. Namun, keterbukaan tersebut wajib diimbangi dengan kepatuhan terhadap aturan organisasi serta tata kelola pembinaan atlet yang jelas.

"Pada intinya KONI menerima cabor baru dengan ketentuan persyaratan sesuai yang berlaku. Setelah seluruh berkas administrasi dipenuhi, tim akan melakukan verifikasi lapangan sebelum nantinya ditetapkan melalui mekanisme Musyawarah Kabupaten (Muskab)," ujar dr. Anis Ambiyo Putri, Jumat (2/10/2026).

Baca Juga: Bentengi Pengurus Cabor dari Masalah Hukum, KONI Gresik Gelar Bimtek SPJ Dana Hibah

Anis menjelaskan, saat ini KONI Gresik menaungi 54 cabor. Jika kelima cabor baru tersebut lolos verifikasi dan resmi ditetapkan, total cabor di bawah naungan KONI Gresik akan bertambah menjadi 59 cabor.

Menurutnya, tolok ukur kemajuan KONI tidak hanya dihitung dari raihan medali, tetapi juga dari geliat pembinaan dan perluasan cabor aktif.

"Keberhasilan KONI Gresik bukan hanya diukur dari capaian prestasi semata, melainkan juga dari penambahan cabor baru yang aktif membina atlet. Prestasinya harus bagus dan cabornya juga semakin banyak," imbuhnya.

Baca Juga: Bidik Prestasi di Porprov 2027, KONI Gresik Matangkan Skema Penjaringan Atlet Lewat Bupati Cup 2026

Sementara itu, Ketua Bidang Prestasi KONI Gresik, Dandik Suwandi, memaparkan sejumlah tahapan substantif yang wajib dipenuhi oleh calon anggota. Setiap cabor diwajibkan memiliki struktur kepengurusan yang sah, terdaftar pada induk organisasi tingkat provinsi maupun pusat, serta memiliki data basis atlet, pelatih, hingga wasit/juri bertaraf lisensi.

"Cabor diwajibkan memiliki data atlet, pelatih, wasit atau juri, serta bukti aktivitas kejuaraan apabila sudah pernah mengikuti kompetisi. Selain itu, calon anggota harus menyatakan kesanggupan tertulis untuk mematuhi AD/ART, peraturan, serta ketentuan organisasi yang berlaku di KONI Kabupaten Gresik," tegas Dandik.

Ia menambahkan, kelengkapan dokumen seperti surat permohonan, AD/ART cabor, hingga program kerja pembinaan jangka panjang menjadi syarat mutlak sebelum melangkah ke tahapan penetapan Musycab.

Baca Juga: Ketua KONI Gresik Gerak Cepat Dukung Atlet Forki untuk Berlaga Di Porprov 2025

Dalam kesempatan yang sama, Kabid Organisasi KONI Gresik, Nasikhin, mengungkapkan bahwa proses verifikasi ini dikejar untuk beririsan dengan agenda Rapat Kerja (Raker) KONI Gresik yang dijadwalkan berlangsung pada 6 Oktober 2026 mendatang.

"Kalau berkas administrasi sudah resmi bersurat dan seluruh syarat dipenuhi, status penetapan cabor baru ini berpeluang besar kita bahas dan sahkan saat agenda Raker nanti," terangnya.

Nasikhin menyebut penambahan cabor baru bukan sekadar formalitas memperbesar struktur organisasi, melainkan bagian dari skenario strategis menyongsong Porprov Jatim 2027. Kesiapan atlet, khususnya pemenuhan regulasi batas usia bertanding, harus disiapkan sejak dini.

Baca Juga: KONI Gresik Targetkan Masuk 5 Besar di Porprov Jawa Timur 2025, Minta Atlet Matangkan Persiapan

"Proses administrasi dan pembinaan sejak awal sangat penting. Kita ingin cabor baru ini tidak hanya berstatus sebagai anggota di atas kertas, tetapi benar-benar siap dan mampu berkontribusi menyumbang medali bagi kontingen olahraga Kabupaten Gresik," pukasnya. (jar/han) 

Editor : Hany Akasah
Sumber : Radar Gresik
olahraga gresik koni cabor Porprov