Perhelatan olahraga otak dan strategi ini digelar dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI).
Menariknya, turnamen domino ini diselenggarakan secara serentak di 101 kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Agenda masif tersebut sengaja dirancang secara nasional hingga menargetkan pemecahan rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI).
Baca Juga: Butuh Pembebasan Lahan dan Relokasi JPL KAI, Proyek Flyover Jalan Cerme Ditarget Dimulai Tahun Depan
Komandan Kodim (Dandim) 0817/Gresik, Letkol Inf Fadly Subur Karamaha, mengungkapkan bahwa angka 81 tim peserta yang berlaga di Gresik diambil sebagai simbol perayaan HUT ke-81 TNI tahun 2026. Peserta terdiri atas gabungan elemen masyarakat umum, jajaran TNI, hingga jajaran Polri.
"Alhamdulillah, kegiatan Open Tournament Domino ORADO (101) Piala Panglima TNI di Kodim 0817/Gresik dapat terlaksana dengan sangat baik. Melalui kegiatan ini, kami ingin menyosialisasikan olahraga ORADO sekaligus menunjukkan bahwa Kodim senantiasa terbuka untuk berinteraksi dan membangun kebersamaan erat bersama masyarakat," ungkap Letkol Inf Fadly Subur Karamaha.
Dandim menaruh harapan besar agar dari meja turnamen di Gresik ini lahir para pemenang dan atlet berbakat yang mampu berprestasi di kancah nasional maupun internasional.
Baca Juga: Gudang Valet di Sidomoro Kebomas Terbakar Dini Hari, Damkar Gresik Gerak Cepat
Sementara itu, Ketua ORADO Kabupaten Gresik, Mochamad Choirul Rizal, menjelaskan bahwa keberhasilan penyelenggaraan ajang ini merupakan buah sinergi erat antara ORADO Gresik dengan Kodim 0817/Gresik.
Sebagai cabang olahraga resmi yang kini bernaung di bawah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), ORADO menangkap besarnya antusiasme warga terhadap olahraga domino.
"Potensi pemain domino di Gresik sangat besar. Keikutsertaan elemen sipil, TNI, dan Polri dalam turnamen ini membuktikan peminatnya begitu luas. Oleh karena itu, kami tidak berhenti pada turnamen ini saja, tetapi juga aktif membentuk dan memfasilitasi klub-klub hingga tingkat kecamatan dan kelurahan," kata Rizal.
Baca Juga: Pastikan Perencanaan Akuntabel, Rutan Gresik Ikuti Supervisi Pagu Anggaran 2027 di Lapas Surabaya
Melalui ajang Piala Panglima TNI ini, pengurus ORADO Gresik memanfaatkannya sebagai wadah pemetaan (scouting) serta seleksi pemain potensial. Para jawara dan pemain terbaik hasil turnamen ini diproyeksikan masuk dalam pemusatan latihan daerah (puslatda) menuju kejuaraan tingkat regional.
Rizal menambahkan bahwa target jangka panjang ORADO Gresik adalah melahirkan atlet-atlet tangguh yang siap berlaga membela nama daerah di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur.
"Insyaallah pada Juni 2027 mendatang akan ada Porprov Jatim di Surabaya. Dari ajang ini, ORADO Gresik siap menjaring dan mengirimkan atlet-atlet terbaiknya untuk berlaga dan menyumbang medali," pungkas Rizal. (rir/han)
Editor : Hany AkasahSumber : Radar Gresik