Atlet Disabilitas Gresik Borong 15 Medali, Raih Juara Umum III Keparprov Jatim 2026

Fajar Yuliyanto • Dipublikasikan Rabu, 23 September 2026 | 04:25 WIB
BERSEMANGAT: Para atlet disabilitas Gresik saat mengikuti perlombaan dalam Keparprov Jawa Timur 2026. (Foto : Fajar/Radar Gresik)
BERSEMANGAT: Para atlet disabilitas Gresik saat mengikuti perlombaan dalam Keparprov Jawa Timur 2026. (Foto : Fajar/Radar Gresik)

RADAR GRESIK — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet disabilitas Kabupaten Gresik. Kontingen Gresik berhasil membawa pulang 15 medali sekaligus meraih posisi juara umum III dalam Kejuaraan Paralimpik Provinsi (Keparprov) Jawa Timur 2026.

Kejuaraan tersebut berlangsung di Lapangan Atletik Oentoeng Poedjadi, Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) Universitas Negeri Surabaya (Unesa), pada Sabtu (19/9/2026).

Dari total medali yang diraih, kontingen Gresik mengoleksi tujuh emas, lima perak, dan tiga perunggu.

Baca Juga: lewat Drama Adu Penalti, SMA Negeri 1 Manyar Gresik Lolos Semifinal Bahlil Mini Soccer

Capaian tersebut menjadi modal penting bagi para atlet untuk mempersiapkan diri menghadapi Pekan Paralimpiade Provinsi Jawa Timur III 2027.

Ketua National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Gresik, Andri Bagus Sugiarto, mengatakan pihaknya mengirimkan 12 atlet dan sembilan ofisial dalam kejuaraan tersebut. Para atlet bertanding di sejumlah nomor atletik sesuai klasifikasi disabilitas dan kelompok usia masing-masing.

“Alhamdulillah hasilnya cukup baik. Dari 12 atlet yang berangkat, Gresik berhasil meraih tujuh emas, lima perak, dan tiga perunggu, sehingga mendapatkan juara umum ketiga,” kata Andri, Selasa (22/9/2026).

Baca Juga: MAN 2 Gresik Bantai SMAN 1 Gedangan 5-1, Siap Hadapi Favorit Juara dari Surabaya

Tujuh medali emas Gresik disumbangkan oleh sejumlah atlet. Khoirul Dwi Romadoni meraih emas pada nomor tolak peluru disabilitas intelektual F20 putra kelompok usia 10–19 tahun.

Kemudian, Hengky Firmansyah berjaya di nomor tolak peluru disabilitas netra F11–13 putra kelompok usia 20–35 tahun. Sementara itu, Nur Aisyah Maulidin tampil gemilang dengan meraih emas pada nomor lari 100 meter dan 200 meter disabilitas netra T11–13 putri kelompok usia 10–19 tahun.

Amanah Apreliany turut menyumbangkan dua medali emas melalui nomor lari 100 meter dan 400 meter disabilitas intelektual T20 putri kelompok usia 20–35 tahun. Satu emas lainnya dipersembahkan Arga Muji Pratama dari nomor lompat jauh cerebral palsy F35–38 putra kelompok usia 10–19 tahun.

Baca Juga: Satu Lokasi Dua Keuntungan, Ini 3 Hotel Dekat Stasiun Pasar Turi dan Pusat Grosir Surabaya

Selain tujuh emas, atlet Gresik juga menambah lima medali perak. Nada Safa Fitriya Mahya meraih perak pada nomor lompat jauh dan lari 100 meter. Nur Aisyah Maulidin menambah perolehan perak melalui nomor lompat jauh disabilitas netra.

Sementara itu, Andri Bagus Sugiarto meraih medali perak pada nomor lompat jauh disabilitas netra putra.

Adapun tiga medali perunggu masing-masing diraih Nada Safa Fitriya Mahya melalui nomor tolak peluru, Hengky Firmansyah pada nomor lempar cakram, dan Arga Muji Pratama dari nomor lari 400 meter.

Baca Juga: Pemkab Gresik Nobar Film Istimewa Bersama Bupati dan Aktor Muda, Perkuat Komitmen Gresik Inklusif

Andri menegaskan, capaian tersebut tidak hanya diukur dari jumlah medali yang diperoleh. Kejuaraan ini juga menjadi sarana untuk mengukur kemampuan atlet dan mengevaluasi kekurangan yang masih perlu diperbaiki.

“Ini menjadi modal penting bagi NPCI Gresik untuk melakukan evaluasi sekaligus mematangkan persiapan menghadapi Pekan Paralimpiade Provinsi Jawa Timur III 2027,” tuturnya. (jar/han) 

Editor : Hany Akasah
Sumber : Radar Gresik
paralimpik Disabilitas gresik koni Medali